Sebagian Warga Belum Peroleh Kartu Pemilih

Kompas.com - 11/04/2008, 13:09 WIB

JAKARTA, JUMAT - Dua hari menjelang Pilkada Jawa Barat, kartu pemilih baru dibagikan di daerah Cimanggis. Panitia pemungutan suara menginformasikan, kartu pemilih baru didistribusikan dari kelurahan ke RW tadi malam, Kamis (10/4). 

"Iya, baru dibagikan pagi ini. Itu pun ada yang tidak dapat," kata Ika, warga Perumahan Departemen Pertahanan, Kelapa Dua, Cimanggis, Jumat (11/4), .

Ia menuturkan, satu orang anggota keluarganya tidak dapat kartu pemilih. "Panitia menggunakan data Kartu Keluarga yang lama. Padahal kartu keluarga di rumah saya sudah dipecah. Adik ipar saya yang sudah memiliki kartu keluarga dengan alamat tempat ini tidak mendapat kartu pemilih," terangnya.

Hal serupa dialami warga Komplek Griya Bakti Jaya, Gunung Putri, Bogor. Warga di sana banyak yang tidak memperoleh surat pemberitahuan untuk memilih karena tidak terdaftar. "Dari sekitar 70 keluarga di sini hanya 20 keluarga yang terdaftar. Pak RT bahkan juga tidak terdaftar," ujar seorang warga yang tak bersedia disebut namanya.

Di salah satu RW, yakni RW 27 yang terdiri dari 11 RT, separuh lebih warga belum mendapat kartu pemilih. Akibatnya banyak warga yang khawatir tidak bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilkada hari Minggu mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau