Uji Kelaikan terhadap Astro Masih Berlangsung

Kompas.com - 11/04/2008, 19:29 WIB

JAKARTA, JUMAT - Dicabut tidaknya keputusan pemerintah menghentikan siaran televisi berbayar, Astro, masih menunggu hasil terakhir pemeriksaan uji kelaikan oleh tim Depkominfo. Saat berita ini diturunkan, tim Depkominfo yang berjumlah 12 orang masih melakukan uji kelaikan tersebut di kantor PT Direct Vision (pengelola Astro) di Gedung Citra Graha, Jakarta Pusat, Jumat (11/4) malam.

Belum diketahui secara pasti kapan pemeriksaan tersebut segera berakhir dan diumumkan. Vice President Corporate Affairs PT Direct Vision, Halim Mahfudz, mengatakan keputusan untuk menyiarkan kembali Astro bergantung pada hasil tes tersebut.

Sementara itu tiga permintaan Depkominfo lainnya yang menjadi dasar melakukan inspeksi saat ini telah dipenuhi PT Direct Vision sehari sebelumnya. "Kita masih tunggu uji kelaikan yang dilakukan Depkominfo saat ini. Sedangkan tiga persyaratan lainnya sebenarnya sudah kita penuhi kemarin (Kamis, 10/4-Red)," ujar Halim.

Soal uji kelaikan operasi ini, Halim optimistis tidak akan mengalami persoalan. Pasalnya selama 2 tahun ini Astro telah memberikan pelayanan kepada pelanggannya dan dinilai sangat layak untuk beroperasi.

Ketiga persyaratan lain yang telah dipenuhi pihak PT Direct Vision yang dimaksud Halim yakni melaporkan perpindahan tempat usaha dari Lippo Karawaci ke Gedung Citra Graha, Jalan Gatot Subroto. Kedua, menyerahkan bukti kesepakatan antara broad band multimedia dan PT Direct Vision. Ketiga, membayar biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi. "Semuanya sudah diselesaikan kemarin, untuk pembayarannya kita sudah cek ke bank tadi pagi dan sudah diterima oleh bank," ujarnya.

Menurut Halim, pihak Depkominfo sebelumnya berjanji akan memberikan izin operasi lagi jika keempat hal di atas telah terpenuhi. Berarti kepastian beroperasi kembali Astro tinggal ditentukan oleh pemeriksaan uji kelaikan hari ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau