BANDUNG, SABTU - Untuk menghindari munculnya pelanggaran dan kecurangan dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat, tim sukses pasangan calon gubernur nomor satu Danny Setyawan-Iwan R Sulandjana melakukan ronda malam dengan mengerahkan sekitar 120.000 kader Partai Golkar di tingkat desa atau kelurahan.
Selain itu, kubu Ahmad Heryawan-Dede Yusuf juga mengerahkan massa sekitar 12.000 relawan untuk mencermati kemungkinan munculnya kampanye hitam atau black campaign yang dilakukan pasangan lain.
Ketua Tim Sukses pasangan Danny Setyawan-Iwan R Sulandjana Ali Hasan, Sabtu (12/4) mengatakan, seluruh kader akan melakukan ronda malam di daerah masing-masing. Semua akan bersiap-siap di daerah, kami akan mewaspadai kemungkinan-kemungkinan munculnya intrik-intrik menjelang dan saat pemilihan, kata Ali.
Menurut Ali, sampai saat ini, pihak panitia pengawas pilkada (Panwas) belum tegas dalam menertibkan segala macam atribut kampanye. "Kami masih menemukan banyak baliho-baliho dan stiker, seperti di Kabupaten Cimahi, Bandung Barat, dan Tasikmalaya. Beberapa fakta pelanggaran sudah kami kumpulkan dan akan segera dilaporkan ke Panwas," tambahnya.
Ali menambahkan, dalam kesempatan ronda malam, tim sukses Dai juga akan membersihkan seluruh atribut-atribut kampanye yang masih terpasang di kabupaten dan kota.
Ketua Tim Sukses Ahmad Heryawan-Dede Yusuf, Haris Yuliana menambahkan, untuk mengontrol jalannya pilkada, Hade melibatkan seluruh kader Partai Keadilan Sosial, Partai Amanat Nasional, Relawan Hade, dan anggota Persatuan Umat Islam. Menurut Haris, selain mengawasi pelaksanaan pemungutan suara, saksi-saksi juga akan mencermati kemungkinan munculnya pelanggaran dalam pilkada. (A01)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang