Kesiapan Pemungutan Suara 98 Persen

Kompas.com - 13/04/2008, 05:22 WIB


BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) optimis kesiapan penyelengaran pemungutan suara pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar 2008, yang diselenggarakan hari ini sudah mencapai 98
persen. Bahkan pemilihan akan serentak dilakukan, tidak ada pengunduran waktu meskipun bagi daerah yang terpencil.

Hal itu ditegaskan salah seorang anggota KPU Jabar, Ferry Kurnia R, di kantornya, Sabtu (12/4) siang. Menurut Ferry, memang pihaknya tidak bisa menyebutkan kesiapan KPU pada pencoblosan hari ini 100 persen. Pasalnya, diakui Ferry, beberapa kartu pemilih ada yang terhambat pendistribusiannya.

"Saya akui di sejumlah daerah, misalnya di Kabupaten Bekasi dan Cianjur Selatan, ada sejumlah warga yang belum mendapatkan kartu pemilih. Hal ini karena adanya keterlambatan dalam distribusi," ungkap Ferry.

Meski demikian, lanjut Ferry, pihaknya meyakinkan, sejumlah warga yang belum mendapatkan kartu pemilih, tetap bisa mencoblos hanya dengan menyerahkan fomulir C6 atau fomulir undangan. "Jadi tidak masalah apabila
tidak mempunyai kartu pemilih. Karena hal itu bisa diganti dengan fomulir C6 atau data pemilih tetap yang terpampang di setiap tempat pemungutan suara," tegas Ferry.

Sementara Ferry pun meyakini apabila tidak ada kejadian yang luar biasa, seperti bencana alam, pemungutan suara akan serentak dilaksanakan. "Dari
hasil laporan KPU Kota/Kabupaten kepada pihak kami, menyatakan semua logistik, terkecuali kartu pemilih sudah ada di masing-masing daerah. Bahkan TPS di lokasi yang sulit terjangkau sudah berdiri. Karena itu saya yakin pemilihan akan dilakukan secara serentak," ucap Ferry.

Sedangkan kesiapan maksimal atas pelaksanaan pemungutan suara hari ini pun, sudah diyakini Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jabar. Menurut ketuanya, Anton Minardi, pihaknya sudah siap mengawasi proses
pemungutan suara yang akan diselenggarakan hari ini.

Bahkan sejumlah anggota Panwaslu Jabar, diturunkan hingga ke daerah. Misalnya, Syamsudin Munar diturunkan dan menjadi koordinator pengawasan di daerah Jabar yang berdekatan dengan Jakarta (Kot/Kab Bogor, Kot/Kab
Bekasi, Kota Depok, Sukabumi). Sedangkan M Hatta ditempatkan sebagai koordinator Daerah Pantura, Teten di Kota/Kabupaten Bandung, termasuk Cimahi, hingga Sumedang, dan Mahi Hikmat di Daerah Tasik hingga
Ciamis.

"Mereka ini ditugaskan untuk mengawasi secara ketat penyelenggaraan pemungutan suara bersama para anggota Panwaslu Kab/Kota," ucap Anton. (tribun jabar/sob)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau