BANDUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) optimis kesiapan penyelengaran pemungutan suara pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar 2008, yang diselenggarakan hari ini sudah mencapai 98
persen. Bahkan pemilihan akan serentak dilakukan, tidak ada pengunduran waktu meskipun bagi daerah yang terpencil.
Hal itu ditegaskan salah seorang anggota KPU Jabar, Ferry Kurnia R, di kantornya, Sabtu (12/4) siang. Menurut Ferry, memang pihaknya tidak bisa menyebutkan kesiapan KPU pada pencoblosan hari ini 100 persen. Pasalnya, diakui Ferry, beberapa kartu pemilih ada yang terhambat pendistribusiannya.
"Saya akui di sejumlah daerah, misalnya di Kabupaten Bekasi dan Cianjur Selatan, ada sejumlah warga yang belum mendapatkan kartu pemilih. Hal ini karena adanya keterlambatan dalam distribusi," ungkap Ferry.
Meski demikian, lanjut Ferry, pihaknya meyakinkan, sejumlah warga yang belum mendapatkan kartu pemilih, tetap bisa mencoblos hanya dengan menyerahkan fomulir C6 atau fomulir undangan. "Jadi tidak masalah apabila
tidak mempunyai kartu pemilih. Karena hal itu bisa diganti dengan fomulir C6 atau data pemilih tetap yang terpampang di setiap tempat pemungutan suara," tegas Ferry.
Sementara Ferry pun meyakini apabila tidak ada kejadian yang luar biasa, seperti bencana alam, pemungutan suara akan serentak dilaksanakan. "Dari
hasil laporan KPU Kota/Kabupaten kepada pihak kami, menyatakan semua logistik, terkecuali kartu pemilih sudah ada di masing-masing daerah. Bahkan TPS di lokasi yang sulit terjangkau sudah berdiri. Karena itu saya yakin pemilihan akan dilakukan secara serentak," ucap Ferry.
Sedangkan kesiapan maksimal atas pelaksanaan pemungutan suara hari ini pun, sudah diyakini Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jabar. Menurut ketuanya, Anton Minardi, pihaknya sudah siap mengawasi proses
pemungutan suara yang akan diselenggarakan hari ini.
Bahkan sejumlah anggota Panwaslu Jabar, diturunkan hingga ke daerah. Misalnya, Syamsudin Munar diturunkan dan menjadi koordinator pengawasan di daerah Jabar yang berdekatan dengan Jakarta (Kot/Kab Bogor, Kot/Kab
Bekasi, Kota Depok, Sukabumi). Sedangkan M Hatta ditempatkan sebagai koordinator Daerah Pantura, Teten di Kota/Kabupaten Bandung, termasuk Cimahi, hingga Sumedang, dan Mahi Hikmat di Daerah Tasik hingga
Ciamis.
"Mereka ini ditugaskan untuk mengawasi secara ketat penyelenggaraan pemungutan suara bersama para anggota Panwaslu Kab/Kota," ucap Anton. (tribun jabar/sob)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang