KNPI BIak Tanam 1.100 Anakan Pohon

Kompas.com - 13/04/2008, 05:29 WIB

BIAK, MINGGU - Puluhan pemuda yang  tergabung dalam wadah Komite Nasional Pemuda Indonesia  (KNPI) Kabupaten Biak Numfor,Papua, menggelar aksi menanam   1.100 anakan berbagai jenis pohon pada lahan seluas satu  hektar di Kampung Rosayendi, Distrik Biak Utara.
         Ketua KNPI Biak Numfor, Simon  Rumpaisum SH di Biak, Minggu, mengatakan, pelaksanaan  penghijauan kawasan hutan Kampung Rosayendi Distrik Biak  Utara dengan menanami seribuan bibit berbagai jenis  tanaman, di antaranya jati, bintanggor, nyato serta durian.

"Pemuda Biak ikut peduli dalam menjaga  kelestarian hutan serta lingkungan hidup dari ancaman  kerusakan," kata Rumpaisum, menanggapi program penghijauan dari KNPI.
          
Dia mengakui, ancaman kerusakan hutan di  sejumlah daerah  di Indonesia termasuk di Papua telah mulai  tampak sehingga diperlukan kepedulian para pemuda di  daerah ini untuk senantiasa menjaga kawasan hutan yang  masih dimiliki supaya tetap lestari sepanjang waktu.
          
Apalagi saat ini, lanjutnya, dampak i  pemanasan global telah menjadi isu berbagai negara di dunia sehingga KNPI bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Biak Numfor mengantisipasinya dengan melaksanakan  penanaman seribuan bibit tanaman.
         
"Meski bibit yang kita tanam masih kecil tetapi dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi besar, karena  itu pohon yang telah ditanam ini supaya dirawat serta dijaga sehingga dapat tumbuh dan menghasilkan buah untuk
keperluan anak cucu kita," ujar Rumpaisum
         
Ia menyebutkan, program penanaman seribuan bibit  tanaman yang dilakukan KNPI bekerja sama dengan jajaran Dinas Kehutanan Kabupaten Biak Numfor sebagai tindak lanjut program kesepakatan antara Departemen Kehutanan dengan DPP KNPI dalam kegiatan aksi sejuta pohon.
          
Untuk Kabupaten Biak Numfor, lanjutnya, pihak KNPI Biak telah melaksanakan program penghijauan dengan  lancar dan sukses karena mendapat dukungan penuh dari masyarakat pemilik hak ulayat di Kampung Rosayendi.
          
Kepala Distrik Biak Utara, Frits G.Senandi S.Sos, mengakui, program penghijauan di kampung Rosayendi merupakan bentuk kepedulian pemuda dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.
          
"Pemerintahan Distrik Biak Utara bersama masyarakat Kampung Rosayendi berterima kasih kepada pengurus KNPI Biak karena masih peduli dalam menjaga lingkungan serta pelestarian hutan," ujarnya.
          
Kegiatan  penanaman seribuan bibit tanaman dibuka Asisten Satu Sekretaris Daerah Pemkab Biak Numfor, Drs SJ Halatu, pada Sabtu, 12 April 2008 disaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Biak Numfor Ny Ludia Maryen, Kepala Dinas Kehutanan Ir Andreas Lamecki serta pimpinan  organisasi pemuda setempat.(ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau