BANDUNG, MINGGU - Nu'man Abdul Hakim menemukan berbagai kejanggalan dan indikasi pelanggaran dalam proses pencoblosan pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar, Minggu (13/4). Namun, calon wagub yang berpasangan dengan Agum Gumelar itu yakin tak akan ada pencoblosan ulang. Sebab, pelanggaran tersebut masih bisa diselesaikan dengan cara lain dan tidak sampai menganulir hasil pilkada.
"Semoga hanya sekali. Feeling saya tidak ada pencoblosan ulang," ujar Nu'man. Meski demikian, lanjutnya, pascapencoblosan kemungkinan besar muncul berbagai sengeketa. Baik itu terkait dengan hasil suara maupun teknis lainnya.
Numan sendiri lebih setuju kalau semua pihak menghindarai adanya sengketa pilkada. Sebab, ini akan membutuhkan energi politik yang lebih besar, baik materiil maupun imateriil. Tapi, melihat berbagai kejanggalan, seperti daftar pemilih tetap (DPT) yang rancu, kartu suara rusak, sengketa kemungkinan besar terjadi.(KOMPAS/MHF)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang