Timika Masih Tahan 26 Kapal Pencuri Ikan

Kompas.com - 15/04/2008, 11:22 WIB


JAYAPURA, SELASA - Sebanyak 26 kapal penampung dan penangkap ikan berbendera Thailand dan Indonesia berhasil ditangkap di perairan Papua.
    
Ke 26 kapal itu terdiri dari dua kapal penampung berbendera Thailand dan 24 kapal penangkap ikan ditangkap pada 16 Maret lalu di sekitar pantai selatan Papua dan saat ini masih ditahan di dermaga Pomako, Timika.
    
Kapolres Mimika, AKBP G Mansnembra di Timika, Selasa, mengakui, kapal-kapal tersebut ditangkap tim gabungan dari Departemen Kelautan dan Perikanan  (DKP), Mabes Polri dan Badan Koordinasi Keamanan Laut (Bakorkamla). Kapal-kapal itu saat ini dalam proses penyelidikan.
    
Dikatakannya, dari hasil pemeriksaan sementara terungkap surat-surat yang ditemukan dalam kedua kapal penampung ikan  berbendera Thailand itu seluruhnya ditulis dalam bahasa Thai dan sebelum ditangkap kapal tersebut berlayar dari Thailand-Bitung-Tual-Timika.
    
Sedangkan dari 24 kapal penangkap ikan yang berukuran relatif kecil, 14 kapal di antaranya terindikasi melakukan pelanggaran yakni menggunakan jaring sekitar 90 meter hingga 1 KM.
    
Jaring-jaring tersebut saat ini sudah diamankan di Polres Mimika di KM 32 Timika, kata AKBP Mansnembra. Ketika ditanya perushaan apa yang mengoperasikan kapal-kapal tersebut, Kapolres Mimika mengaku, tim gabungan masih melakukan penyelidikan karena Polres Mimika hanya membantu dan mengamankan barang bukti.
    
"Kami hanya diminta untuk membantu dan mengamankan barang bukti sedangkan  proses pemeriksaan ditangani Bareskrim Mabes Polri," tegas AKBP Mansnembra.  (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau