Dalam Sel, Al Amin Tetap Istiqomah

Kompas.com - 15/04/2008, 14:04 WIB

JAKARTA, SELASA - Usai bertemu dengan Al Amin Nur Nasution di ruang perawatan tahanan Polda Metro Jaya, salah satu pengacara Al Amin, Bay Lubis mengatakan Al Amin dalam kondisi baik-baik saja dan yakin bahwa tuduhan yang diberikan kepadanya tidak benar.

"Ya, Amin santai-santai saja, dia tetap istiqomah dan yakin itu adalah uang pribadinya. Soal perempuan bagaimana mungkin istrinya jauh lebih cantik dari orang itu. Itu pacar temannya," ujar Bay di Jakarta, Selasa (15/4).

Bay juga membantah bahwa perempuan yang bernama Eiffel adalah seorang PSK karena Eiffel adalah pacar teman Al Amin yang bernama Arya dan Bay sedang melaksanakan koordinasi dengan Arya untuk didatangkan sebagai saksi kunci.

"Perempuan yang bernama Eiffel itu belum memberikan kuasa kepada kami sehingga dia belum bisa bicara. Kami malah sedang mengadakan koordinasi dengan pacarnya itu, namanya Arya. Kita akan koordinasi dengan dia sebagai saksi kuncinya. Sejauh ini dia belum komunikasi langsung dengan kami," tukasnya.

Bay menambahkan, selain Arya, dalam sidang pra peradilan yang rencananya akan digulirkan minggu ini, pengacara Al Amin akan menghadirkan juga ketua Komisi Kehutanan dan anggota tim terpadu yang dibentuk pemerintah untuk mengkaji kelayakan permohonan alih fungsi hutan Bintan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau