Gasing, Bikin Fisika Menjadi Mudah

Kompas.com - 15/04/2008, 20:06 WIB

JAKARTA, SELASA – Belajar Fisika sekarang ini tidaklah sesulit yang kita bayangkan. Banyak metode yang bisa dipakai dalam memecahkan soal-soal fisika salah satunya seperti yang diajarkan Prof. Yohanes Surya, Ph. D. saat mengerjakan soal fisika pada acara Belajar Fisika yang Efektif di hadapan 700 siswa SMA yang berasal dari beberapa SMA Negeri dan SMA Swasta yang ada di Jakarta dan Bogor, di Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/4).

Dalam pelatihan ini, Prof. Yohanes Surya menyatakan metode Gasing (gampang, asyik, dan menyenangkan) yang digunakan untuk mengerjakan soal-soal fisika menjadi efektif dan tidak menyita waktu. Metode ini diajarkan Rektor Universitas Multi Media Nusantara ini dalam rangka menghadapi ujian nasional fisika yang bakal berlangsung Mei ke depan.

“Dengan metode Gasing (Gampang, Asyik dan Menyenangkan) belajar fisika tidak usah menggunakan rumus tapi bisa mengerjakan soal, metode ini dibuat dalam rangka membantu para siswa/i dalam menghadapi ujian nasional fisika, karena belajar fisika cukup dengan logika”. menurut Prof. Yohanes Surya Ph.D

Menurut Yohanes, selama ini banyak siswa/i yang merasa kesulitan dalam mengerjakan soal-soal fisika, karena banyak guru mengajarkan rumus yang panjang dan sulit. Akibatnya, banyak waktu tersita dan tidak efektif. dengan metode ini, pengerjaan soal fisika tidak perlu lagi menggunakan rumus tetapi menggunakan logika.

Tak heran, para siswa/i begitu antusias mendengarkan penjelasan guru besar fisika ini. Terbukti dengan banyaknya siswa/i yang mengacungkan tangannya untuk menjawab soal yang diberikan.

Regi, salah satu siswa dari SMU Budi Mulia kelas 3IPA, merasa senang sekali dengan adanya metode yang mudah dalam mengerjakan soal-soal fisika.“Metode Gasing lebih mudah dibandingkan dengan menggunakan rumus-rumus fisika yang panjang, dan metode ini juga mudah dimengerti sehingga tidak menyita banyak waktu dalam mengerjakan soal”ungkapnya. Katanya, sebelum mengenal metode ini, Regi merasa kesulitan mengerjakan soal fisika karena rumus yang begitu panjang dan banyak. Waktu tersita untuk menghafal rumus dan mengerjakan soal.

Rencananya, sekitar 2000 guru akan diberi pelatihan metode Gasing tahun ini oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

M5 - 08

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau