JAKARTA, KOMPAS - Peluang MIW Irene Kharisma untuk meraih norma pertama grandmaster menipis pada hari ketiga Turnamen Grandmaster Wanita, Kamis (17/4), di Gedung Piramid, Senayan, Jakarta. Hingga hari ketiga kejuaraan, ia baru mengumpulkan nilai 1,5 dari empat babak yang sudah dijalaninya.
Pada babak keempat, Kamis pagi, Irene dikalahkan WGM Jana Krivec. Kekalahan ini menyusul kekalahan yang dialami Irene saat berhadapan dengan WGM Regina Pokorna, Rabu (16/4) sore.
Babak kelima yang digelar Kamis sore masih berlangsung saat berita ini diturunkan. Pada Rabu pagi, Irene mendulang poin setengah setelah bermain remis dengan Catherine Perena. Poin penuh satu diraih Irene saat melawan WFM Thandar Aye Win, Selasa (15/4).
Humas Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia, Kristianus Liem, mengatakan, peluang Irene berat karena untuk bisa meraih norma pertama grandmster wanita, Irene kini harus memenangi lima babak tersisa pada Jumat (18/4) hingga Minggu (20/4).
Norma pertama grandmaster wanita diperoleh Irene di turnamen ini jika ia bisa mengantongi nilai 6,5. Norma itu merupakan syarat yang harus dipenuhi Irene agar bisa mendapat gelar grandmaster wanita.
Menurut Kristianus, Irene seharusnya bisa mengantongi nilai setengah saat melawan Pokorna. Turnamen Grandmaster Wanita merupakan bagian dari perhelatan catur terbesar di Tanah Air, JAPFA Chess Fesival. (ATO)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang