LONDON, KAMIS - Chelsea kembali membuka peluang untuk bersaing dengan Manchester United (MU) dalam perburuan gelar juara Premier League musim 2007/08. Kemenangan atas Everton pada Kamis (17/4) malam atau Jumat (18/4) dinihari WIB membuat The Blues bisa memangkas jaraknya dengan The Red Devils.
Michael Essien jadi bintang Chelsea. Gelandang asal Ghana tersebut menentukan kemenangan "si Biru" karena dari kakinya lahir gol tunggal pada menit ke-41 dalam pertandingan yang berlangsung di Goodison Park tersebut, sehingga saat ini Chelsea hanya tertinggal dua poin.
Jika Chelsea bisa menyingkap kembali tabir harapan untuk menjadi juara Inggris, posisi Everton justru sebaliknya. The Toffees semakin jauh dari impiannya untuk menembus zona Liga Champions karena dengan kekalahan di pekan ke-35 ini membuat mereka tetap terpaut lima poin dari Liverpool yang masih menyimpan satu pertandingan.
Artinya, jika akhir pekan nanti Liverpool berhasil meraih kemenangan atas Fulham, maka selisih poinnya semakin jauh, yakni delapan. Dengan demikian, Everton harus puas dengan posisinya sekarang yang berada di zona Piala UEFA.
Bermain dengan tuntutan harus menang agar terus menguntit MU yang kokoh di puncak klasemen, Chelsea langsung agresif sejak peluit kick-off berbunyi. Tanpa dua gelandang andalannya, Frank Lampard dan Michael Ballack, The Blues tetap mendominasi.
Meskipun demikian, tim besutan Avram Grant tersebut tak mudah menembus barikade pertahanan tuan rumah. Mereka juga harus bekerja keras untuk menahan gempuran Everton yang juga tampil ofensif.
Perjuangan Chelsea menghasilkan gol pada menit ke-41. Essien yang melakukan umpan satu-dua dengan Shaun-Wright Phillips berhasil menembus kotak penalti dan tinggal berhadapan dengan kiper Everton. Dengan tenang dia mencocor si kulit bundar yang meluncur melewati kiper dan membuahkan gol.
Di babak kedua, giliran Everton yang mendominasi pertandingan. Anak-anak asuhan David Moyes itu memaksa barisan belakang Chelsea harus berjibaku mengamankan gawang mereka sehingga tak kebobolan.
Benar saja, John Terry dkk berhasil menghalau setiap serangan Everton. Alhasil, sampai peluit panjang berbunyi skor tetap 1-0, dan kenangan buruk Chelsea pekan lalu ketika gawang mereka kebobolan pada menit ke-90 saat lawan Wigan tak terulang lagi--waktu itu skor akhir 1-1.
Namun, selisih poin MU dan Chelsea bisa berubah lagi. Jika akhir pekan ini MU berhasil meraih angka penuh saat tandang ke markas Blackburn Rovers, maka jarak kedua tim ini kembali menjadi lima. Dengan demikian, Chelsea harus bisa menang saat kedua tim bertemu pada 26 April mendatang. (LOU)