BEKASI, JUMAT - Identitas korban pembunuhan disertai mutilasi di Kota Bekasi dipastikan adalah Eka Putri, perempuan asal Losari, Brebes, Jawa Tengah. Jenazah korban mutilasi itu sudah diambil pihak keluarganya hari Jumat (18/4) pagi.
Ada pun penyebab kematian korban, menurut ahli forensik RSCM Jakarta, Munim Idris, adalah akibat penganiayaan kejam. Ditemukan banyak luka di bagian ubun-ubun dan belakang kepala korban yang disebabkan kekerasan benda tajam dan benda tumpul.
Seperti diberitakan, dua buah tas hitam dan sebuah kardus mi instan, yang berisi jasad perempuan dalam kondisi terpotong-potong, ditemukan warga di tepi Jalan Sersan Aswan, Margahayu, Bekasi Timur, Kamis pagi. Kondisinya mengenaskan. Jasad itu terpotong menjadi 10 bagian namun bagian paha kiri hingga sebatas lutut hilang.
Di dalam tas itu ditemukan pula selembar kartu tanda penduduk atas nama Eka Putri, asal Kampung Kecipir, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Dari KTP tersebut, polisi menelusuri identitas korban hingga ke Brebes dan memastikan bahwa korban adalah Eka Putri.
Sementara bagian paha kiri sebatas lutut, yang sempat dicari-cari, akhirnya ditemukan tadi pagi. Bagian paha kiri itu terbungkus tas plastik merah dan digeletakkan di dekat monumen di tengah taman Kota Bekasi, tak jauh dari Terminal Induk Kota Bekasi.
Bungkusan plastik berisi potongan paha manusia itu ditemukan salah seorang petugas kebersihan bernama Sobirin. Penemuan itu dilaporkan ke polisi dan dari hasil pemeriksaan petugas unit identifikasi Polres Metro Bekasi, potongan paha sebatas lutut itu adalah bagian jasad korban mutilasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang