PANGKALPINANG, JUMAT - Kepala Cabang PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Sudarmono mengatakan pesawat Sriwijaya Air yang berhenti di ujung landasan Bandara Depati Amir tidak akan mengganggu penerbangan.
"Tidak mengganggu penerbangan dan rencananya pesawat tersebut malam ini juga akan ditarik ke Apron," ungkap Sudarmono saat dihubungi, Jumat (18/4) malam yang mengaku berada di Jakarta.
Sudarmono menambahkan, Tim DSKU dan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) direncanakan Sabtu (19/4) akan ke Pangkalpinang.
Sedangkan Ansori, seorang penumpang yang hendak berangkat ke Jakarta menumpang Sriwijaya Air mengemukakan diberi fasilitas dan penginapan di hotel oleh pihak Sriwijaya Air karena tertunda keberangkatannya.
"Kita ditampung di penginapan dan rencananya Sabtu (19/4) kita balik lagi ke bandara untuk menuju Jakarta," kata Ansori.
Anshori bersama 120 calon penumpang, Jumat (18/4) seharunya berangkat menggunakan pesawat Sriwijaya Air penerbangan terakhir pukul 16.45 WIB. Setelah menunggu petugas menginformasikan pesawat dari Jakarta akan mendarat sekitar pukul 17.20 wib.
"Saya tadi sudah berada di bandara sekitar pukul 16.00 wib karena mau berangkat pukul 16.45 Wib," ungkap Anshori pegawai swasta yang akan balik ke Palembang melalui Jakarta.
Sementara Arnalom Silitonga mengaku sedikit kecewa tidak bisa berangkat ke Jakarta karena insiden ringan Sriwijaya Air. Namun menurut PNS di Depag Babel bisa diambil dari segi positifnya. "Karena selama ini dikatakan orang bandara terlalu pendek dan inilah peringatan terakhir," jelasnya. (Bangka Pos/rya)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang