Pesawat Sriwijaya Air Segera Ditarik ke Apron

Kompas.com - 18/04/2008, 21:35 WIB

PANGKALPINANG, JUMAT - Kepala Cabang PT Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Sudarmono mengatakan pesawat Sriwijaya Air yang berhenti di ujung landasan Bandara Depati Amir tidak akan mengganggu penerbangan.

"Tidak mengganggu penerbangan dan rencananya pesawat tersebut malam ini juga akan ditarik ke Apron," ungkap Sudarmono saat dihubungi, Jumat (18/4) malam yang mengaku berada di Jakarta.

Sudarmono menambahkan, Tim DSKU dan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) direncanakan Sabtu (19/4) akan ke Pangkalpinang.

Sedangkan Ansori, seorang penumpang yang hendak berangkat ke Jakarta menumpang Sriwijaya Air mengemukakan diberi fasilitas dan penginapan di hotel oleh pihak Sriwijaya Air karena tertunda keberangkatannya.

"Kita ditampung di penginapan dan rencananya Sabtu (19/4) kita balik lagi ke bandara untuk menuju Jakarta," kata Ansori.

Anshori bersama 120 calon penumpang, Jumat (18/4) seharunya berangkat menggunakan pesawat Sriwijaya Air penerbangan terakhir pukul 16.45 WIB. Setelah menunggu petugas menginformasikan pesawat dari Jakarta akan mendarat sekitar pukul 17.20 wib.
 
"Saya tadi sudah berada di bandara sekitar pukul 16.00 wib karena mau berangkat pukul 16.45 Wib," ungkap Anshori pegawai swasta yang akan balik ke Palembang melalui Jakarta.

Sementara Arnalom Silitonga mengaku sedikit kecewa tidak bisa berangkat ke Jakarta karena insiden ringan Sriwijaya Air. Namun menurut PNS di Depag Babel bisa diambil dari segi positifnya. "Karena selama ini dikatakan orang bandara terlalu pendek dan inilah peringatan terakhir," jelasnya. (Bangka Pos/rya)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau