Ahmadiyah Gelar Rapat Tertutup di Bali

Kompas.com - 19/04/2008, 12:29 WIB

DENPASAR, SABTU - Ratusan jemaah Ahmadiyah yang berdatangan dari berbagai daerah di Indonesia, akhirnya menggelar rapat tertutup di salah satu ruang Hotel Bumiasih Denpasar, Bali, Sabtu.
   
Rapat tertutup bagi pers dan kalangan lain itu dilakukan para jemaah setelah pihak keamanan meminta agar Ahmadiyah tidak menyelenggarakan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Denpasar.

Diperoleh keterangan, rapat tertutup yang berlangsung selama kurang lebih dua jam, dipimpin Ketua Umum (Amir) Ahmadiyah, H Abdul Basyir, didampingi Sekum Ahmadiyah Ahmad Supardi.

Dalam rapat tersebut selain dibahas beberapa poin penting mengenai draf AD/ART Ahmadiyah, juga rencana kerja organisasi mendatang.

Syamsir Ali, juru bicara pimpinan (amir) Ahmadiyah, menyebutkan tidak banyak yang bisa dibicarakan dalam pertemuan yang cukup singkat itu.

Disinggung tentang pembahasan draf AD/ART, Syamsir menyebutkan hanya beberapa poin penting saja yang sempat dibacakan. "Itupun, hanya ujung-ujungnya saja," katanya.

Dikatakan bahwa pertemuan di Bali kali ini lebih bersifat silaturahmi antar-jemaah, sekaligus rekreasi ke sejumlah obyek-obyek wisata yang selama ini begitu kesohor ke berbagai belahan dunia.

Usai menggelar rapat tertutup, ratusan jemaah Ahmadiyah tersebut tampak meluncur meninggalkan tempat pertemuan dengan belasan bus yang mengangkutnya dari bagian halaman depan Hotel Bumi Asih.

Sementara sejumlah petugas dari jajaran kepolisian tampak berjaga-jaga di depan gedung yang berlokasi di kawasan pusat pemerintahan Propinsi Bali di Renon, Denpasar itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau