Sampah Berserakan di Lokasi Green Festival

Kompas.com - 20/04/2008, 13:55 WIB

JAKARTA, MINGGU- Tujuan Green Festival untuk mengedukasi masyarakat agar cinta lingkungan, ternyata belum sepenuhnya tercapai. Setidaknya, ini dapat dilihat dari pemandangan yang terlihat di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (20/4) siang, tempat acara berlangsung. Sampah berserakan di tempat penjualan makanan dan minuman yang berlokasi di dekat panggung Green Festival.

Tumpukan sampah plastik bekas kemasan makanan dan minuman, juga kertas dan tissue berserakan di sekitar stan penjual makanan. Salah satu Polisi Sampah yang berjaga, Malina dari Sekolah Alam Cikeas mengatakan memang sulit mendorong orang untuk membuang sampah. "Kita di sini bertugas untuk menyadarkan pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya, tapi kayaknya belum efektif," katanya.

Menurut Ketua Panitia Nugroho F Yudho, sampah yang berserakan memang menandakan kesadaran masyarakat yang masih minim dalam membuang sampah. "Sebenarnya bukan tempat sampahnya yang kurang, coba kalau dilihat tempat sampah yang ada belum penuh. Kita juga sudah memberi tanda di setiap tempat sampah ada yang organik dan non organik, tapi banyak yang tetap tidak memperhatikan," katanya.

Berkaitan dengan beberapa pedagang makanan dan minuman yang menggunakan plastik, Nugroho menjawab panitia kesulitan dalam mencari restauran yang tidak menggunakan plastik. "Kita kesulitan mencari restauran. Tapi, ada beberapa dari mereka yang menggunakan besek, seperti dari Santika dan juga dari Starbuck yang tidak menyediakan gelas," ujarnya.

Dalam masalah sampah, lanjut Nugroho, pihak panitia bekerja sama dengan Sekolah Alam Cikeas, Gerombolan Peduli Sampah (Gropes) dari Gereja Katolik, dan petugas kebersihan Senayan. "Petugas terus menjalankan tugasnya mengambil sampah, tapi memang perilaku pengunjungnya yang belum membuang sampah pada tempatnya," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau