Inflasi External, di Luar Kendali Pemerintah

Kompas.com - 20/04/2008, 17:35 WIB

JAKARTA,MINGGU - Tekanan inflasi yang berasal dari faktor eksternal merupakan faktor yang berada di luar kendali pemerintah sehingga memberi tekanan inflasi cukup besar. "Ada beberapa hal yang di luar kendali pemerintah yakni masalah-masalah eksternal yang tentu tranmisinya kepada kita akan menimbulkan masalah yaitu tekanan pada inflasi," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu (BKF) Anggito Abimanyu seperti dikuitp Antara akhir pekan ini di Jakarta.

Beberapa faktor eksternal yang dapat menimbulkan tekanan inflasi di dalam negeri antara lain adalah masih tingginya harga minyak mentah di pasaran internasional dan komoditas harga pangan dunia. Namun harga sejumlah komoditas pangan tertentu seperti beras dan gula, menurut Angggito, sudah menunjukkan kecenderungan turun atau minimal tidak naik.  "Jadi itu menjadi modal buat kita untuk cukup confident bahwa inflasi tidak akan seperti bulan yang lalu (Maret)," kata Anggito.

Menurut dia, gejala inflasi tinggi tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di negara-negara lain yang justru lebih tinggi dari Indonesia seperti yang terjadi di China, Vietnam, dan Filipina. "Jangan lupa, kita juga harus bandingkan inflasi Indonesia dengan negara lain. Inflasi China, Vietnam, dan Filipina juga sangat (tinggi, red) . Jadi kita bukan negara yang terisolasi ," katanya.
   
Menurut Anggito Abimanyu , meskipun pemerintah dan Bank Indonesia (BI) sudah berupaya sebaik mungkin melalui kebijakan fiskal dan moneter, tapi ada faktor yang di luar kendali sehingga inflasi tetap tinggi.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, laju inflasi selama bulan Maret 2008 mencapai 0,95 persen, tingkat inflasi tahun kalender (Januari-Maret 2008) mencapai 3,41 persen, dan inflasi year on year sebesar 8,17 persen. Dibandingkan dengan tingkat inflasi pada bulan Maret tahun-tahun sebelumnya, angka 0,95 persen cukup tinggi karena biasanya inflasi pada Maret di bawah itu bahkan malahan pernah terjadi deflasi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau