Rupiah Cenderung Stabil

Kompas.com - 21/04/2008, 10:43 WIB

JAKARTA, SENIN - Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin (21/4) pagi, cenderung bertahan di Rp9.192/9.195 per dollar AS dari sebelumnya Rp9.193/9.195, karena pelaku pasar sangat hati-hati bermain di pasar.
    
Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara, Rully Nova di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, mengatakan, ketatnya pergerakan rupiah itu karena ada faktor positif yang mendukung dan negatif yang menekannya.
    
Faktor positif yang berasal dari eksternal, antara lain membaiknya pasar saham regional akibat kenaikan panjang bursa Wall Street memicu indeks Nikkei Jepang  naik tajam 1,6 persen menjadi 13.678,43 atau naik 210,15 poin.
    
Namun, kenaikan itu agak tertahan oleh tingginya harga minyak mentah dunia yang mencapai 117 dollar AS per barel mengakibatkan kebutuhan terhadap dollar AS juga tinggi, tuturnya.
    
Menurut Rully, rupiah ketika pasar dibuka sempat menguat di posisi Rp9.190 per dollar AS. Tapi, menjelang penutupan pasar posisi itu tidak bertahan lama kembali  turun hingga pada  posisi Rp9.192 per dollar AS.
    
"Hal ini, karena pasar juga masih membutuhkan dollar AS untuk impor minyak mentah, meski di sisi lain investor asing juga kembali menempatkan dananya di pasar domestik," katanya.
    
Rupiah, lanjut Rully, sulit untuk bisa menguat tajam, meski faktor positif cukup besar mendukungnya seperti isu positif dari bank sentral AS (The Fed) yang berencana akan menurunkan lagi suku bunganya pada pertemuan akhir bulan ini.
    
Posisi rupiah yang pasti masih tetap berada di bawah angka Rp9.200 per dollar AS yang kemungkinan besar akan bisa menguat lagi mencapai Rp9.150 per dollar AS, ucapnya.
    
Ia mengatakan, rupiah memang berada dalam kisaran yang sempit, karena dollar AS di pasar regional juga menguat terpicu oleh merosotnya pendapatan perusahaan raksasa AS, Citigroup yang juga akan melakukan pengurangan pegawai.
    
Dollar AS terhadap yen naik 0,2 persen menjadi 103,93, euro stabil terhadap dollar AS pada 1,5815, dan euro terhadap yen menjadi 164,32.
    
Rupiah, menurut dia, pada penutupan sore nanti masih berada dalam kisaran sempit dalam kondisi yang cenderung  naik antara dua hingga tiga poin.
    
Peluang rupiah untuk menguat cukup besar, namun agak tertahan oleh kenaikan harga minyak mentah dunia, sehingga pelaku hati-hati untuk masuk pasar lebih jauh, katanya.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau