Heryawan Gubernur Baru Jabar

Kompas.com - 22/04/2008, 13:54 WIB

BANDUNG, SELASA- Hasil akhir penghitungan suara dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat, Selasa (22/4) ini tetap menunjukkan bahwa pasangan calon gubernur/wakil gubernur H Ahmad Heryawan-Macan Efenddy Yusuf (Dede Yusuf) tetap unggul. Dengan demikian, pasangan yang biasa disingkat Hade itu tinggal selangkah lagi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar.

Pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Amanat Nasional ini memperoleh 7.287.647 suara atau 40,50 persen dari total suara sah 17.996.105 suara. Di urutan kedua adalah Agum Gumelar-Nu'man Abdul Hakim yang memperoleh 6.217.557 suara atau 34,55 persen 34,55 pesen, sedangkan di posisi ketiga adalah gubernur incumbent Danny Setiawan yang berpasangan dengan Iwan R Sulanjana (24,95 persen).

Dalam tabulasi terakhir KPU Jabar itu, tercatat suara tidak sah sebanyak 806.560 kertas suara dari. Sedangkan angka partisipasi pemilih tercatat 67,3 persen dari total pemilih yang terdaftar pada daftar pemilih tetap (DPT). (a/15)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau