LAMONGAN, SELASA - Bekas striker dan kapten Persegi Bali FC di musim lalu, Oscar Aravena, Selasa (22/4), menuntut manajemen bekas klubnya itu untuk membayar gajinya selama empat bulan terhitung sejak bulan Oktober 2007 hingga Januari 2008. Oscar yang kini tengah mengikuti seleksi sebagai pemain Persela Lamongan menyebutkan total Rp 170 juta yang harus dibayarkan manajemen Persegi selama periode itu.
"Gaji saya Rp 30 juta perbulan, selama empat bulan tidak dibayar. Juga uang tiket Rp 40 juta dan 10 persen nilai uang kontrak," kata Oscar usai berlatih di Stadion Surajaya, Lamongan. Ia memastikan, seluruh pemain Persegi lainnya termasuk Pelatih Henk Wullems juga belum menerima hak yang semestinya dibayarkan manajemen klub itu.
Oscar mengatakan, sejak September lalu yang didapatnya hanya janji untuk membayar, tanpa ada realisasi. "Beberapa pemain asing sudah pergi dan menganggap hilang uang mereka. Saya tidak. Bahkan istri dan dua anak saya masih ada di Bali," kata Oscar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang