PKB Gus Dur Tunggu Klarifikasi Muhaimin

Kompas.com - 23/04/2008, 09:40 WIB

JAKARTA, RABU-Salah satu agenda Muktamar Luar Biasa (MLB) DPP PKB kubu Gus Dur yang akan dilaksanakan di Bali, adalah meminta penjelasan secara resmi Muhaimin Iskandar yang menolak mundur sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPP PKB. Ketua Dewan Syuro DPP PKB, Cecep Syarifuddin menegaskan, Muhaimin Iskandar diharapkan menjelaskan alasan itu di depan para muktamirin nanti.
 
"Kami berharap sekali Muhaimin Iskandar untuk bisa hadir. Tentunya, untuk menjelaskan alasan menolak hasil pleno yang memutuskan ia melepaskan jabatannya sebagai dewan tanfidz. Pada saat keputusan, ia menyatakan menerima, sekarang malah menolak. Ini yang harus diklarifikasi, " kata Cecep Syarifuddin kepada Persda Network, Rabu (23/4).

Cecep berharap, Muhaimin tidak menyia-nyiakan waktu dalam MLB nanti. "Untuk itu, saudara Muhaimin harus datang. Alasan dia tentu akan didengar para muktamirin sehingga tidak hanya DPP saja yang mendengar. Semuanya jadi tahu alasan resmi dia. Dalam MLB nanti juga tidak akan mempersoalkan posisi Muhaimin Iskandar di DPR," jelas Cecep.
 
Cecep yang ditunjuk sebagai steering comitee (SC) MLB ini juga menegaskan, tidak akan ada satupun aturan-aturan yang ada dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga AD/ART partai yang dirubah. MLB nanti, katanya lagi, sebagai ajang pengukuhan bagi PKB sebagai partai yang moderen, mengikuti perkembangan jaman.
 
"Apa yang ada dalam AD/ART tidak akan ada yang dirubah. Keputusan tertinggi tetap ada di dewan syuro. Seluruh ketua dewan syuro yang diketuai oleh Gus Dur, sampai saat ini tidak ada yang ikut MLB PKB tandingan, semuanya tunduk dengan keputusan DPP PKB yang resmi," tegasnya.
 
Sementara itu, dari kubu PKB Muhaimin Iskandar melalui Hanif Dahiri yang sudah dicopot jabatannya sebagai salah seorang wakil sekjen menyatakan, hingga kini rencana untuk menggelar MLB di Jakarta selama tiga hari, 2-4 Mei mendatang. Ia juga membantah bila Pondok Pesantren Azziyadah, tidak mengijinkan tempatnya jadi penyelenggaraan MLB.
 
"Tidak ada masalah dengan Pondok Pesantren Azziyadah. Sampai saat ini kita belum ada fikiran untuk berpindah tempat untuk menyelanggarakan MLB dalam rangka menyelamatkan PKB sebagai partai politik NU," tegas.
 
Ia juga memastikan Muhaimin Iskandar tidak akan menghadiri acara MLB yang dilaksanakan kubu Gus Dur di Bali nanti. "Malah Gus Dur yang akan kita undang untuk mempertanggungjawab kan sebagai mandat hasil Muktamar PKB Semarang. Jadi, sejauh ini MLB tidak ada hambatan apapun," tandas Hanif. (Persda Network/Rachmat Hidayat)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau