Erman Suparno Belum Dapat Undangan MLB PKB

Kompas.com - 23/04/2008, 12:37 WIB

JAKARTA, RABU - Menakertrans Erman Suparno yang merupakan kader PKB mengaku belum mendapatkan undangan untuk hadir dalam dua Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB, yang diadakan kubu Gus Dur dan Muhaimin Iskandar.

Waktu pelaksanaan kedua MLB itu dalam waktu yang berdekatan. PKB Gus Dur akan menyelenggarakannya di Bali 30 April - 1 Mei, sedangkan MLB PKB Muhaimin di Jakarta pada tanggal 2 - 4 Mei. Jika diundang keduanya, mana yang akan dihadirinya? Menjawab pertanyaan ini, gaya Erman yang serius saat menjelaskan tentang tenaga kerja, berubah cuek.

Dia menjawab seadanya, diikuti tertawa lebar."Haha...Anda bisa saja, belum ada yang mengundang tuh. Saya belum dapat undangan dua-duanya. Kalau diundang, ya Alhamdulillah. Soal hadir atau tidak tergantung saya, haha..." katanya, usai membuka dialog nasional TKI di Gedung PBNU, Rabu (23/4).

Namun, hingga hari ini belum satupun undangan datang padanya. Awalnya, Erman enggan memberikan komentar mengenai konflik yang melanda partai yang membesarkannya itu. Baginya, urusan PKB dan dua MLB yang akan segera digelar sudah ada yang mengurus. (ING)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau