UN Hari Kedua, Ada yang Susah, Ada yang Gampang

Kompas.com - 23/04/2008, 13:47 WIB

JAKARTA, RABU - Pada hari kedua Ujian Nasional (UN) yang mengujikan dua mata pelajaran, Bahasa Inggris-Kimia (jurusan IPA) dan Bahasa Inggris-Geografi (jurusan IPS) pendapat para siswa cukup beragam tentang ujian yang baru saja mereka hadapi, Rabu (23/4). Kemarin, pendapat yang dilontarkan para siswa hampir seragam, mereka mengalami kesulitan di mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Beberapa siswa IPA SMAN 68, Jakarta Pusat yang ditemui Kompas.com mengaku soal-soal Kimia yang diujikan relatif susah. "Jujur aja, untuk hari ini saya heran, Bahasa Inggris dan Kimia gampang deh, soalnya lebih gampang daripada pas kita try out. Jadi, aku sih optimis lah untuk hari ini. Tapi nggak tahu kalo besok ya," kata Farah, siswi jurusan IPA yang ditemui di sekolahnya.

Beda Farah, beda Rita. Kalau bagi Farah soal ujian Kimia bisa ditaklukkannya, tidak demikian dengan Rita. Siswi berjilbab ini justru merasa soal-soal yang keluar pada ujian hari ini diluar perkiraannya. Tak sesuai dengan kisi-kisi soal yang diujikan saat latihan. "Pusing, nggak tahu deh. Banyak soal yang diluar perkiraan. Cuma yakin sekitar 50 persen," kata Rita.

Beberapa siswa jurusan IPA lainnya juga mengeluhkan hal yang tak jauh berbeda. Ada yang berpendapat mata pelajaran Kimia yang kerap membuat pusing, cukup mudah dijawab. Namun, ada pula yang mengaku kesulitan menjawab. Sementara, untuk Bahasa Inggris para siswa ini rata-rata menganggapnya tak terlalu memusingkan.

Hari ketiga besok, tak kalah memusingkan bagi mereka. Dua mata pelajaran yang akan diujikan di hari terakhir UN adalah Fisika dan Biologi. "Kayanya besok harus lebih OK dari hari ini, mana Fisika pasangannya ama Bilogi. Mudah-mudahan nggak tambah pusing. Doain aku ya," pinta Rita sambil bergegas meninggalkan kompleks sekolahnya di kawasan Kramat. (ING)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau