JAKARTA, RABU - Pernyataan yang dikeluarkan DPP PKB Gus Dur, Senin (21/4) lalu, bahwa PKB tidak memiliki representasi di Kabinet SBY masih berlanjut.
Pascakeluarnya pernyataan itu, sejumlah pertanyaan mencuat soal status Menakertrans Erman Suparno yang dikenal sebagai kader PKB. Plt Ketua Umum DPP PKB Ali Masykur Musa mengatakan, nasib Erman selanjutnya diserahkan kepada Presiden SBY.
"Urusan mengangkat dan memberhentikan itu hak prerogatif Presiden. Sekarang tinggal Presiden gimana, setelah kami menyatakan PKB tidak punya representasi di kabinetnya," kata Ali, sebelum Muspimnas di Kantor DPP PKB, Kalibata, Jakarta, Rabu (23/4).
Mengutip pernyataan Ketua Dewan Syura PKB, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), kata Ali, menteri-menteri yang masih duduk di Kabinet Indonesia Bersatu (yang selama ini diketahui sebagai kader PKB), hanya mewakili individu. "Orang-orang itu mewakili diri sendiri, tidak secara organisatoris. Artinya, tidak melalui garis partai. Secara organisatoris, kita tidak menempatkan wakil di kabinet SBY," tegas dia lagi.
Selain Erman, Menteri Percepatan Daerah Tertinggal (PDT) Lukman Eddy juga dinyatakan bukan sebagai menteri yang mewakili PKB. Saat ini Lukman Eddy menduduki Sekjen PKB versi Muhaimin Iskandar.
Sementara itu, hari ini DPP PKB mengadakan Musyawarah Pimpinan Nasional yang dihadiri oleh anggota DPP dan DPW seluruh Indonesia. Agenda Muspimnas kali ini, membahas pelaksanaan MLB pada tanggal 30 April mendatang. "Muspimnas kali ini juga menyosialisasikan rencana MLB itu," ujar Ali.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang