JAKARTA, RABU-Sebagian siswa peserta Ujian Nasional (UN) di sekolah-sekolah kawasan Jakarta Pusat, Rabu (23/4), merasa kesulitan dengan soal ujian hari kedua.
Berbeda dengan UN hari pertama, soal ujian kali ini dinilai lebih sulit oleh para siswa. Ezra Priya, siswa kelas 12 F IPA, SMA Kanisius, dan sebagian besar temannya merasa kesulitan dalam mengerjakan soal ujian Kimia hari ini. “Bahasa Inggrisnya sih gampang, tapi Kimia susah banget. Ini karena salah prediksi soal. Kisi-kisi yang dikasih pemerintah kemarin, sama sewaktu try out banyak hitungannya, tapi sekarang ternyata lebih banyak teorinya. Banyak banget anak-anak yang nggak bisa,” kata Ezra.
Menurut Kautsar, siswa kelas 12 IPS 1 yang bersekolah di SMAN 1 Budi Utomo, kali ini bimbingan belajar di luar sekolah terasa kurang bermanfaat. Sebab, soal ujian berbeda dengan yang diajarkan di tempat bimbingan belajar. “Soal Geografinya hari ini berbeda banget dengan diajarkan di bimbel. Jadi kalau kemarin soal-soalnya cepat banget dikerjakan, hari ini terasa lebih susah. Jadi percuma aja ikut bimbel, walaupun untungnya jadi sedikit terbiasa ngerjain soal karena dari awal semester sudah ikut bimbel,” ujarnya.
Walau sebagian besar orang tua para siswa peserta UN merasa khawatir karena standar kelulusan yang lebih tinggi dari tahun lalu, yakni nilai minimal 5,25, Ida ibu dari Shinta Allentia, siswi kelas 12 IPS SMA Santa Ursula, mengaku percaya pada kemampuan putrinya. "Saya yakin anak saya bisa mengerjakan UN. Karena dia belajar cukup lama untuk persiapan UN ini. Sekolah anak saya ini juga sangat disiplin dan mendukung sekali para siswinya untuk belajar intensif menjelang UN ini,” katanya.
Bagi siswa-siswi di sekolah-sekolah kawasan Jakarta Pusat ini, khususnya untuk jurusan IPA, mata pelajaran Kimia dirasa mempunyai tingkat kesulitan cukup tinggi. Bagi para siswa jurusan IPS, mata pelajaran Geografi dinilai cukup sulit. Sedangkan untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, sebagian besar siswa tidak menemui kesulitan. (C6-08)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang