Kurir 10 Gram Shabu Seharga Rp 10 Juta Diringkus

Kompas.com - 24/04/2008, 20:34 WIB

BANYUMAS, KAMIS- Awaludin (26), warga Kelurahan Karang Pucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, ditangkap aparat Kepolisian Wilayah Banyumas karena membawa shabu seberat 10 gram. Diduga, Awaludin adalah kurir yang akan menjual barang haram yang nilainya sekitar Rp 10 juta itu.

Kepala Sub Bagian Reserse dan Kriminal Polwil Banyumas Komisaris Irwanto, Kamis (24/4), mengatakan, dalam perdagangan shabu ini, tersangka diduga memang hanya bertindak sebatas kurir, dari bandar kepada pemakai. Namun, aksi tersangka sudah berlangsung cukup lama, dan dia pun sudah menjadi target operasi Polwil Banyumas.

"Kami dari kepolisian sudah lama mengintai tersangka dan mengawasi gerak-geriknya. Namun baru kali ini, kami berhasil meringkus tersangka bersama barang buktinya," ucapnya.

Irwanto mengatakan, tersangka diringkus di Jalan Patriot, Purwokerto. Saat itu tersangka mengantungi 10 gram shabu di saku celananya, untuk diantarkan kepada seorang pemesan. "Ketika itu dia sedang berjalan di pinggir jalan raya, dan kami langsung meringkusnya. Di saku celananya, kami menemukan 10 gram shabu-shabu seharga Rp 10 juta," tuturnya.

Untuk bandar maupun pemesan shabu itu sendiri sampai saat ini belum terungkap. Dikatakan Kepala Polwil Banyumas Komisaris Besar Boy Salamuddin, saat ini pihaknya masih terus mengembangkan kasus tersebut. Salah satunya untuk mengungkap jaringan perdagangan shabu di mana tersangka ikut di dalamnya.

Jaringan peredaran psikotropika itu cukup beragam dan bisa datang dari wilayah mana saja. "Sekarang ini, kami sedang menyelidiki apakah tersangka termasuk jaringan Cilacap, Purwokerto atau lainnya," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau