KPU Kota Bandung Ubah Tahapan Pilkada

Kompas.com - 25/04/2008, 19:16 WIB

 

BANDUNG, JUMAT - Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung akan mengubah tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Bandung. Ini merupakan dampak dari belum adanya pedoman teknis persyaratan calon perseorangan.

Ketua KPU Kota Bandung Benny Moestofa mengatakan hal itu di sela-sela acara Sosialisasi Perubahan Kedua Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah di Hotel Savoy Homann, Jumat (25/4).

"Pada prinsipnya, kami mengakomodir calon perseorangan. Tahapan yang sudah kami buat itu tidak memasukkan tahapan verifikasi dukungan calon perseorangan. Maka, tahapan pemilihan wali kota pun harus diubah," kata Benny.

Benny menjelaskan, tahapan yang berubah adalah masa pendaftaran dan pengembalian formulir pencalonan yang semula dijadwalkan tanggal 2 Mei hingga 13 Juni. Masa pengembalian formulir kemungkinan diundur. "Tapi kami belum tahu diundur sampai kapan. Yang jelas, masa kampanye, hari tenang, dan pencoblosan tidak diubah. Pencoblosan tetap tanggal 10 Agustus," ujar Benny.

Benny mengatakan, perubahan tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Bandung akan segera dilakukan begitu sudah ada petunjuk serta aturan detailnya ditetapkan KPU Pusat. Dia berharap pekan depan aturan detail itu sudah rampung sehingga KPU Kota Bandung bisa lebih awal menata tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Bandung.

Pada saat yang sama, Ketua KPU Pusat Abdul Hafiz Anshary menjelaskan, pihaknya tengah menggelar rapat di Bogor untuk menggodok draft petunjuk teknis persyaratan perseorangan. Diperkirakan, pekan depan petunjuk teknis tersebut sudah selesai. (MHF)      

 

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau