JAKARTA, JUMAT- Hari Jumat (25/4) siang tadi giliran rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jalan Taman Surapati Nomor 7, Jakarta Pusat, dijadikan lokasi percontohan pembuatan lubang biopori. Belasan petugas dari Kecamatan Menteng dan Kantor Badan Pengendali Lingkungan Hid up Daerah (BPLHD) Jakarta Pusat, tampak sibuk membuat lubang-lubang berdiameter 10-15 sentimeter .
Lubang-lubang itu akan menjadi tempat resapan air sekaligus membuat pupuk kompos dari sampah organik rumah tangga. Menjelang tengah hari, 50 buah lubang biopori telah selesai dibuat dan siap difungsikan.
"Ini adalah bagian dari program pembuatan lubang biopori massal di Jakarta Pusat dan DKI. Kami sudah mendapat izin langsung dari Wakil Presiden. Selain di sini, rumah dinas Walikota Jakarta Pusat dan Gubernur DKI Jakarta juga menjadi lokasi percontohan," kata Kepala Seksi Pengendali Kerusakan Sumber Daya Alam BPLHD Jakarta Pusat Edy Suhaedy.
Sejak dicanangkan Februari 2008, hingga kini di Jakarta Pusat telah dibuat 3.000 lubang biopori yang tersebar di rumah-rumah warga. Selain itu, lubang biopori juga dibuat di beberapa taman, seperti di Taman Suropati 300 lubang, Taman Kodok 200 lubang, dan Taman Panarukan 200 lubang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang