Merkel: Belilah Mobil Irit

Kompas.com - 27/04/2008, 23:23 WIB

BERLIN, MINGGU - Kanselir Jerman Angela Merkel minta warganya membeli mobil yang lebih irit bahan bakar. Padahal pemerintah Jerman sendiri saat ini sedang melawan Uni Eropa yang  memaksa menurunkan emisi gas buang.

Merkel selama ini dikenal selalu membela industri mobil-mobil mewah Jerman yang boros bahan bakar melawan rencana Uni Eropa membatasi emisi CO2. Namun, kepada warga negaranya, Merkel mengatakan, mereka harus bisa menjawab dua persoalan, harga minyak yang terus naik dan perubahan iklim.

"Kita harus memanfaatkan segala peluang untuk menghemat energi," kata Merkel kepada koran Bild on Sonntag edisi Minggu (27/4), ketika ditanya soal meroketnya harga minyak dan makanan.

"Kita bisa berbuat lebih untuk mengisolasi bangunan, untuk menggunakan energi yang bisa diperbarui dan kita bisa membeli barang-barang yang hemat energi yang menggunakan lebih sedikit bahan bakar. Ini bagus untuk iklim dan kantong kita," katanya.

Merkel dan pemimpin Jerman sebelumnya membela mati-matian industri mobil mewahnya, karena selain menyedot tenaga kerja paling banyak, industri ini juga menyumbang porsi terbesar dalam perekonomian negara itu. Merkel menolak ajakan untuk menurunkan batas kecepatan berkendara. Rencana Uni Eropa itu dikritik habis-habisan oleh para pelobi industri otomotif dan anggota parlemen yang menyebut rencana itu diskriminatif.

Merek-merek mobil seperti BMW, Audi, Mercedes dan Porsche yang dikenal sebagai jet darat merupakan simbol kebanggaan Jerman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau