Laporan wartawan Kompas Wisnu Nugroho A
JAKARTA, SELASA- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) Sutanto menyatakan akan segera mendeportasi empat anggota tentara Timor Leste yang diduga terlibat dalam upaya pembunuhan terhadap Presiden Timor Leste Ramos Horta.
"Deportasi untuk keempatnya akan dilakukan dalam waktu dekat sesuai permintaan Kejaksaan Timor Leste," ujar Sutanto seusai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Xanana Gusmao di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/4).
Dalam jumpa pers, Presiden menyampaikan simpati atas terjadinya insiden upaya pembunuhan terhadap Presiden Horta dan PM Xanana. Sejak awal, Indonesia mengutuk kejahatan itu dan mendukung penuh demokrasi dan pemerintahan yang sah di Timor Leste.
Untuk penegakan hukum terhadap empat tentara Timor Leste yang terlibat dalam upaya pembunuhan itu dan saat ini mereka ada di Indonesia, telah dijalin kerja sama antara Kejaksaan Agung Timor Leste dan Kepolisian RI untuk membawa para pelaku ke pengadilan.
"Dengan kerja sama yang baik, kegigihan, dan profesionalitas Polri, telah ditahan empat orang anggota tentara Timor Leste yang diduga terlibat dalam upaya pembunuhan," ujar Presiden.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang