Pesan Wanita, Ronaldo Dapat Waria

Kompas.com - 29/04/2008, 13:33 WIB

 

SAO PAULO, SENIN - Striker AC Milan, Ronaldo diperiksa polisi terkait pertengkaran dengan beberapa  waria di sebuah motel di Rio de Janeiro, Senin (28/4).

Sehari sebelumnya, Minggu (27/4), Ronaldo memesan tiga WTS. Dia kemudian menjemputnya dan membawa mereka ke motel di Rio de Janeiro. Namun, ternyata mereka adalah waria alias wanita jadi-jadian.

Ronaldo menuduh para waria tersebut mencoba memerasnya agar tidak membocorkan masalah ini kepada media massa.  Hal ini diungkapkan oleh inspektur polisi Carlos Augusto Nogueira.

Polisi mengatakan masih melakukan penyelidikan mengenai peristiwa ini. Nogueira mengatakan  pertengkaran terjadi setelah Ronaldo  datang ke sebuah motel bersama beberapa orang.  Ronaldo mengaku tidak mengetahui para "wanita" yang datang bersamanya ternyata waria sampai mereka tiba di motel.

"Ia mengakui segalanya dan mengatakan hanya ingin bersantai," kata Nogueira. "Ia tidak melakukan tindak pelanggaran hukum, hanya masalah moral." Prostitusi memang meruapkan hal legal di Brasil.

Ronaldo mengaku mencoba menawarkan pembayaran buat para waria tersebut, namun salah seorang dari mereka  mencoba memerasnya 30 ribu real atau senilai 30 ribu dolar AS agar berita tersebut tidak bocor ke media.

Nogueira mengaku percaya dengan cerita versi Ronaldo karena  para waria tersebut meninggalkan kantor polisi sebelum menjalani pemeriksaan. Para waria tersebut bahkan menuduh Ronaldo mencoba menawarkan narkoba kepada mereka.

Ronaldo sendiri dalam wawancara dengan TV Globo menyebut ia merupakan obyek pemerasan  dan membantah ia pernah menggunakan obat bius.

Mantan pemian terbaik dunia ini tengah  berada di Rio de Janeiro untuk memulihkan cedera lutut yang dialaminya. Jika proses pmulihannya berjalan, ia dapat bermain kembali setelah enam bulan. (AP/Cay)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau