JAKARTA, SELASA - Masing-masing 5 utusan perwakilan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di luar negeri, akan diundang dalam perhelatan Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB kubu Muhaimin Iskandar 2-4 Mei mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Zainal Arifin yang juga Ketua Dewan Tanfidz DPW DKI Jakarta Selasa (29/4). Kelima perwakilan PKB luar negeri yang masuk dalam DPW PKB DKI Jakarta ini antara lain, Arab Saudi, Malaysia, Mesir, Syiria dan Libia.
"Insya Allah, masing-masing perwakilan ada 5 orang yang akan datang. Kita lihat saja nanti, apakah mereka akan datang atau tidak. Yang jelas, rencana MLB kami jauh lebih matang," tegas Zainal Arifin.
Salah seorang pendukung Muhaimin Iskandar lainnya Mufid Busyairi yang tak lain anggota Komisi IV DPR menjelaskan, akan ada empat agenda yang akan dibahas oleh para muktamirin dalam MLB 2 hingga 4 Mei di Hotel Mercure, Ancol mendatang.
Keempat agenda yang menjadi pembahasan utama antara lain, melakukan konsolidasi partai,membangun jaringan pemilih dan saksi, memperkuat PKB menjadi salah satu partai yang peduli terhadap lingkungan dan agenda terakhir adalah mempertegas kembali PKB sebagai partai yang dilahirkan oleh Nahdlatul Ulama (NU).
"Agenda untuk memperkuat konsolidasi yang dimaksud adalah terkait proses pengambilan keputusan berdasarkan jenjang kaderisasi. Sebab, yang ada selama ini, proses pengambilan keputusan bukan berdasarkan jenjang kaderisasi. Nah, jelas itu sebagai sistem yang ada di dalam partai. Memperbaiki lagi jenjang kaderisasi," tegas Mufid.
Di kubu Gus Dur, Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB yang juga pelaksana tugas Muhaimin Iskandar mengimbau, seluruh kader Partai Kebangkitan Bangsa diminta untuk tidak melupakan sejarah bahwa Gus Dur.
"Agenda MLB diantaranya mengukuhkan Gus Dur sebagai Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB dan menetapkan atas kemunduran Muhaimin Iskandar dari jabatan Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP PKB sekaligus mengisi jabatan yang ditinggalkan Muhaimin," jelas Ali Maskur.
"MLB PKB nanti dapat melahirkan soliditas partai untuk bisa memenangkan pemilu 2009 mendatang. Sehingga KPU dan lembaga lain tidak boleh menolak PKB untuk ikut pemilu sebab sudah diatur oleh Undang-Undang. Dewan Syuro merupakan dewan tertinggi sehingga tidak ada partai ganda di PKB," tegas Ali Maskur Musa. (Persda Network/yat)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang