PSM Ultimatum Julio Lopez

Kompas.com - 30/04/2008, 09:08 WIB

Laporan wartawan Tribun Timur M Irfan

MAKASSAR, RABU-Manajemen PSM Makassar mulai kesal dengan ulah Julio Lopez yang hingga kini belum bergabung dengan tim. Karena itu, bomber asal Cile itu diberi batas waktu paling lambat awal Mei sudah harus ada di Makassar.

"Kami beri deadline sampai tanggal 2 Mei. Kalau belum juga datang, manajemen akan menegurnya dengan keras. Memang belum diberikan sanksi. Tapi, teguran ini akan menjadi penilaian tersendiri manajemen," ujar Asisten Manajer PSM Bidang PSM, Nurmal Idrus, Selasa (29/4).
 
Awalnya, pemain yang dikontrak Rp 1,1 miliar semusim ini dijadwalkan ke Makassar 20 April. Lalu, mundur sampai 27 April. Alasannya, ia tengah menunggu istrinya melahirkan di negaranya.

Namun, setelah lewat dari jadwal yang ditentukan, mantan pemain PSIS Semarang itu ternyata belum menginjakkan kaki di Makassar.  "Kami tidak akan menolerirnya lagi. Sebab, tinggal Lopez yang belum datang. Jangan kira pemain asing bisa berbuat seenaknya," tegas Nurmal.

Pengurus juga selalu berkomunikasi dengan agen Lopez, Nelson Leon sanchez (Goal Managament). "Agennya juga menjadwalkan Lopez ke Indonesia tanggal 2 Mei," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau