Tunggu The Fed, Rupiah Melemah

Kompas.com - 30/04/2008, 10:46 WIB

JAKARTA, RABU - Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Rabu (30/4) pagi, berada di kisaran Rp 9.230/9.235 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya, Rp 9.225/9.234. Pelaku masih membeli dollar AS.

Direktur Retail Banking PT Bank Mega Tbk Kostaman Thayib di Jakarta mengatakan, pasar masih negatif terhadap rupiah, menanti hasil pertemuan dua hari bank sentral AS (The Fed) membahas penurunan suku bunga Fed fund. "The Fed diperkirakan akan menurunkan suku bunga acuan Fed fund sebesar 25 basis poin menjadi 2,00 persen dari sebelumnya 2,25 persen yang merupakan penurunan paling kecil dari sebelumnya, "katanya.
 
Rupiah, menurut dia, meski terkoreksi, tapi penurunannya tidak besar karena tertahan oleh aktifnya investor asing yang masuk ke Indonesia, terutama dari kawasan Timur Tengah. "Investor asing lainnya yang masuk ke pasar domestik juga aktif menempatkan dananya di berbagai instrumen Bank Indonesia (BI), mengingat tingkat suku bunga rupiah terhadap dollar AS tetap tinggi," ucapnya.

Kekhawatiran terhadap gejolak harga minyak mentah dunia yang mendekati angka 120 dollar AS masih tetap kuat sehingga rupiah cenderung tertekan, apalagi di pasar regional dollar AS terhadap yen menguat karena aksi beli eksportir dan importir Jepang.  "Kami memperkirakan, pasar masih menekan pergerakan rupiah sekalipun ada sentimen positif dengan masuknya investor Timur Tengah ke Indonesia," ucapnya.
    
Tekanan negatif  pasar, menurut dia, juga muncul dari melemahnya pasar saham regional, seperti indeks Nikkei Jepang turun 0,4 persen atau 48,43 poin menjadi 13.845,94. "Karena itu, koreksi rupiah terhadap dollar AS pada sesi ini dinilai cukup wajar," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau