Jalur Alternatif Hindari Jembatan Tiga

Kompas.com - 30/04/2008, 16:05 WIB

JAKARTA, RABU-Bagi para pengendara yang tidak bisa melewati Tol Jembatan Tiga dikarenakan ada pengalihan arus lalu lintas bisa mengambil jalur alternatif .

Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya, Rabu (30/4), memberikan informasi soal jalur alternatif yang bisa diguna.

Dari arah Tol Tomang atau grogol yang menuju ke Pluit lanjut mengarah Tanjung Priok berputar di gerbang Tol Kapuk - keluar outramp Pluit lama - melintas jalur arteri lampu merah Bimoli - masuk kembali gerbang Tol Jembatan Tiga.

Alternatif lain pengendara dari arah Tol Tomang atau Grogol yang menuju ke Pluit lanjut mengarah Tanjung Priok bisa keluar di Outramp Tol Kapuk - melintas lampu merah Pluit - melintas Pasar ikan - masuk kembali gerbang Tol Gedong Panjang 2.

Kemudian bagi pengendara yang dari arah Bandara Soekarno-Hatta (ToL Soedyatmo) menuju Tanjung Priok bisa melalui alternatif jalan keluar Outramp Pluit Lama - lampu merah Bimoli -masuk kembali gerbang Tol Jembatan Tiga atau alternatif lain keluar Outramp Pluit Lama - lampu merah Bimoli - Pasar Ikan - masuk kembali gerbang Tol Gedong Panjang 2.

Sedangkan Pengendara yang dari arah Tol Cawang menuju Tanjung Priok lanjut arah Tol Pluit dikeluarkan di Outramp Gedong Panjang selanjutnya melewati arteri Jembatan Tiga.(TMC)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau