MALANG, JUMAT-Keinginan Arema membangun tim tangguh di Liga Super 2008 mulai digerogoti ulah tidak profesional dua legiun impor.
Emilie Bertarnd Mbamba dan Soulemane Traore yang didatangkan ke tim Singo Edan untuk menjadi contoh bagi pemain lokal kini justru mulai seenaknya sendiri bertingkah.
Jika sebelumnya Soulemane minta izin ke Jakarta untuk mengurus keterangan izin tinggal sementara (Kitas) sejak Rabu (23/4) dan berjanji mengikuti latihan lagi Senin (28/4), kenyatannya pemain asal Guinea ini baru kembali bergabung di Malang Kamis (1/5). Yang lebih parah lagi Mbamba. Sejak minta izin pulang 15 Februari lalu, pemain asal Kamerun ini belum juga nongol hingga sekarang.
Belum nongolnya Mbamba ini seakan mengundang kecurigaan baru bahwa striker asal Kamerun itu melarikan diri seperti Gerard Ambassa Guy, pemain Timnas Hongkong yang sudah dikontrak Arema namun melarikan diri.
Informasinya, Mbamba belum juga nongol ke Malang karena dia ingin menghindari latihan fisik yang digeber Singo Edan. Mantan pemain Timnas Kamerun itu baru akan kembali ke Malang saat Arema sudah tidak banyak melakukan latihan fisik di minggu kedua Mei 2008.
Pelatih Arema Bambang Nurdiansyah mengungkapkan akan menindak tegas pemain impor yang indisipliner. Soulemane sudah mendapat surat peringatan secara tertulis untuk tidak mengulangi lagi kesalahannya. “Kalau dia membandel, dipecat,” tandasnya.
Terkait belum datangnya Mbamba, Bambang masih bisa memaklumi karena pemain itu mendapat musibah yaitu rumahnya terbakar. Meski begitu, Bambang berharap Mbamba bisa segera bergabung.(SURYA/st5)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang