Australia Bantu RI Ekstradisi Koruptor Andrian Kiki Ariawan

Kompas.com - 02/05/2008, 17:03 WIB

JAKARTA, JUMAT - Kejaksaan Agung dan Australia sedang bekerja sama untuk mengekstradisi koruptor Andrian Kiki Ariawan ke Indonesia. Tim dari Australia saat ini sudah berada di Indonesia untuk membicarakan hal teknis pemulangan mantan Direktur Utama Bank Surya yang telah melakukan korupsi sebesar Rp 1,515 triliun.

"Ini kan ada tim teknis dari Australia di Jakarta, sudah beberapa hari ini untuk menindaklanjuti proses ekstradisi dia (Kiki Ariawan)," kata Wakil Jaksa Agung Muchtar Arifin di Kejagung, Jakarta, Jumat (2/5).

Permohonan ekstradisi Kiki Ariawan sudah diajukan Kejagung sejak akhir tahun 2006. Bulan September 2007, tim dari Australia juga berada di Jakarta untuk membicarakan ekstradisi Kiki.

Muchtar mengatakan, pihaknya sudah lama meminta Pemerintah Australia mengawasi keberadaan Kiki. Muchtar yang juga Ketua Tim Pemburu Koruptor ini berharap, pertemuan tim dari Australia dan Indonesia ini bisa membuahkan hasil positif. "Kita sedang mantapkan laporan itu (keberadaan Kiki di Australia)," tambah Muchtar.

Andrian dan mantan Wakil Komisaris Utama Bank Surya Bambang Sutrisno pada November 2002 dijatuhi hukuman seumur hidup pada persidangan in absentia di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kedua terpidana ini telah melarikan diri keluar negeri sejak ditetapkan sebagai tersangka.

Hendra Rahardja

Muchtar menambahkan, pengadilan di New South Wales pada tahun 2007 telah menyatakan bahwa aset koruptor Hendra Rahardja sebesar 9,3 juta dollar AS adalah hasil korupsi. Dalam putusannya, uang tersebut harus dikembalikan ke Indonesia."Kita sudah beri nomor rekening ke Australia," tambah Muchtar. Hendra Rahardja adalah mantan Presiden Komisaris Bank Harapan Sentosa. Dia meninggal di Australia pada tahun 2001.

Aset Hendra dikabarkan telah ditransfer ke Hongkong sebelum dia meninggal. Salah satu agenda yang dibicarakan adalah mengembalikan aset Hendra Rahardja. (Persda Network/yls)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau