Bendol: Pintu Timnas Masih Terbuka

Kompas.com - 03/05/2008, 08:28 WIB

JAKARTA, SABTU- Pelatih tim nasional senior Indonesia Benny Dollo masih membuka kesempatan kepada pemain yang kini berada di luar Pelatnas. Menurutnya, dia masih memantau pemain yang berlaga di Kompetisi Liga Indonesia mendatang.

"Para pemain itu bisa ikut seleksi hingga digelarnya kejuaraan sepakbola Asean di Jakarta bulan   Desember mendatang," ungkapnya ditemui di Lapangan Timnas PSSI di Komplek Gelora Bung Karno Senayan, Jumat (2/5).

Dikatakannya, pemain yang merumput di Liga Indonesia harus saling menunjukkan permainan terbaiknya jika ingin membela tim nasional kekejuaraan sepakbola Asean bulan Desember mendatang. "Jadi pemain yang ada di Pelatnas saat ini harus bersaing juga dengan pemain di luar Pelatnas," jelasnya dikutip Persda Network.

Dua pemain yang dipulangkan Bendol, panggilan akrab Benny Dollo seusai Indonesia berujicoba melawan Yaman di Bandung beberapa waktu lalu, M Nasuha (Persikota) dan Ade Suhendra (Persija Jakarta Pusat) diakuinya masih bisa masuk Pelatnas lagi. "Semua pemain berpeluang masuk Pelatnas dan keluar," tuturnya.

Bendol awal Pelatnas memanggil 35 pemain namun kemudian penyerang Persipura   Boaz Solossa mengatakan belum cukup fit untuk ikut membela tim nasional. Menjelang partai persahabatan melawan Bayern Muenchen, timnas Indonesia akan melakukan tiga kali laga pemanasan melawan tim lokal. "Kami akan menghadapi tim Angkatan Laut pada 10 Mei, kemudian (13 Mei) melawan tim UNJ (Universitas Negeri Jakarta) dan untuk tanggal 16 Mei  lawannya belum ada," paparnya.

Sementara itu Muhammad Ridwan, bek yang cedera pada pertandingan melawan  Yaman, sudah mulai pulih dan tampak berlatih terpisah darirekan-rekannya.  Bek mantan pemain PSIS yang kini membela klub Pelita Jaya itu cedera tendon lutut kiri dan tampak ia hanya berlatih berlari keliling lapangan.

Dokkter timnas Indonesia Zaini Khadaffy mengatakan Ridwan butuh waktu lima  hingga enam hari lagi untuk sembuh total. "Tidak ada masalah lagi untuk Ridwan tampil bersama tim nasional," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau