MEDAN, SABTU-Badan Liga Indonesia (BLI) meminta manajemen PSMS Medan agar memperbaiki Stadion Teladan Medan yang akan dijadikan home base tim itu dalam menghadapi persiapan Super Liga 2008 yang akan digelar Juli mendatang.
Anggota Tim BLI, Tigor S Boboy, kepada pers usai meninjau stadion Teladan Medan, Jumat, mengatakan, stadion itu dinilai tidak memenuhi persyaratan dan harus dibenahi jika PSMS mengikuti Super Liga. Ia mengatakan sebagian ruangan yang dijadikan tempat istirahat para pemain tidak harus direhab. "Ini merupakan ketentuan yang harus dipenuhi PSMS," katanya.
Selain itu, menurut dia, lampu sorot yang dipasang di stadion itu juga harus benar-benar terang karena pertandingan Super Liga banyak digelar malam hari. "Segala ketentuan termasuk mengenai rumput, kedataran lapangan dan bentuk jaring yang dipasang di gawang stadion harus dipenuhi sesuai standar," ujarnya.
Selanjutnya, sebagai persyaratan mengikuti Super Liga PSMS juga harus memiliki aspek legal berupa Badan Hukum (BH). Mengenai BH tersebut, PSMS harus terdaftar dan memiliki izin dalam bentuk akta notaris. Selain itu, PSMS juga harus melaporkan kepada BLI mengenai persyaratan administrasi berupa laporan keuangan yang sudah diaudit, tidak pernah menunggak memberikan gaji kepada pelatih, pemain dan lain sebagainya.
"Persyaratan ini adalah sebagai wujud bahwa manajemen PSMS itu bersih dan baik. Semua ketentuan itu harus dipenuhi dan sangat menentukan apakah PSMS boleh atau tidak mengikuti Super Liga," katanya.
Menanggapi penilaian BLI tersebut, pengurus PSMS Djulius Raja mengatakan stadion Teladan Medan sebenarnya tidak ada masalah dan telah memenuhi persyaratan. Namun ia mengakui memang ada beberapa ruangan yang harus dibenahi seperti yang diminta BLI. "Ini semua akan kita laksanakan dengan baik," ujarnya.
Menurut dia, manajemen PSMS saat ini sedang berupaya memenuhi ketentuan BLI terkait pendanaan dan BH. "Saya rasa masalah pendanaan ini tidak hanya dialami PSMS, melainkan juga beberapa klub di tanah air yang akan mengikuti Super Liga. PSMS tetap bekerja keras untuk memenuhi segala ketentuan itu," katanya.(ANT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang