BANDUNG, MINGGU - Warga RW 01/RT 04, RT 09, RT 10 Babakan Priangan, Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Regol, Kota Bandung menolak rencana pembangunan Stasiun Pengisian Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) milik PT Indonesia Bintang Cemerlang yang berdampingan dengan pemukiman.
Ketua Forum Warga Babakan Priangan Eko T Setiawan, Minggu (4/5) di Bandung mengungkapkan, pembangunan SPPBE dinilai tidak memenuhi syarat karena berdiri pada lahan seluas 7.000 m2. Padahal, kapasitas elpiji yang akan dikelola sebanyak 50 ton dan lokasi SPPBE hanya berjarak beberapa meter dari pemukiman.
"Kami sudah melakukan survei di SPPBE Gedebage yang berada di atas lahan seluas 14.000 m2 . Dengan kapasitas yang sama, SPPBE Gedebage relatif aman karena jauh dari pemukiman dan memiliki lahan yang memadai," ujar Eko,
Menurut Eko, warga mengakui selama ini sarana infrastruktur pengisian elpiji di Bandung terbatas, namun Pemerintah Kota Bandung sebaiknya harus bertindak tegas dalam menentukan tempat yang aman dan tepat untuk pendirian SPPBE.(A01)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang