HONG KONG, MINGGU - Pose menantang Madonna dalam iklan kertas karton untuk mempromosikan album barunya telah dicuri dari beberapa toko musik di Hong Kong.
Sunday Morning Post edisi Minggu melaporkan, paling tidak 10 dari 30 iklan setinggi 1,6 meter yang menawarkan album baru diva pop berusia 49 tahun itu, Hard Candy, telah diambil dari beberapa toko sejak iklan tersebut dipasang pekan lalu.
Kepada koran itu, pihak Warner Music, perusahaan rekaman tempat diva pop dunia itu bernaung sebelum pindah ke Live Nation, mengemukakan, tidak terdengar langkah orang yang membawa pergi potongan tubuh Madonna dari karton dengan ukuran hampir sebenarnya itu dari toko-toko.
Namun Warner menegaskan, pihaknya tidak akan melaporkan masalah ini kepada polisi. Lho, apa alasannya?
"Kami pernah mengalami orang merobek berbagai poster sebelumnya, tetapi mencuri potongan karton gambar Madonna tentu saja menuntut keberanian," tutur Kelvin Wong, Wakil Presiden Warner Music Asia, kepada koran itu, seperti dikutip DPA.
Hard Candy, yang dipromosikan dengan gambar bintang itu dengan tampilan menantang, merupakan album studio ke-11 Madonna dan album terakhir yang dirilis di bawah panji Warner Music. Warner berharap Hard Candy meraih sukses sebagaimana album Confession (2005), yang terjual sebanyak 8,5 juta keping di seluruh dunia.
Rekaman studio dan semua produksi artistik Madonna lainnya pada masa mendatang akan ditangani Live Nation, setelah ia mencetak rekor kontrak senilai 120 juta dolar dengan promotor konser itu untuk jangka selama 10 tahun. (ANT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang