Laporan Reporter Radio Sonora, Riko
JAKARTA, SENIN -- Mantan Gubenur DKI Jakarta Sutiyoso langsung mendapat serbuan pertanyaan dari wartawan, apakah akan menggunakan Partai Amanat Nasional sebagai kendaraan politiknya untuk maju sebagai calon presiden.
Pertanyaan itu muncul saat tokoh PAN yang juga mantan Ketua MPR Amien Rais mendatangi Sutiyoso di Yos Center, Menteng, Senin (5/5) siang. Apalagi, Amien tak sungkan mengakui Sutiyoso adalah calon presiden yang menjanjikan.
Lalu, bagaimana jawaban Sutiyoso? "Masih terlalu dini. Untuk memilih kereta politik itu kan masih terlalu dini. Nanti akan terjadilah pembicaraan tersendiri mengenai hal tersebut dengan pimpinan partai. Mas Amien bukan dalam kapasitas itu," jawab Sutiyoso. "Dia (Amien Rais) intelektual, dan kita berdiskusi banyak panjang lebar," kata Sutiyoso menerangkan isi pertemuannya dengan mantan calon presiden pada pemilu empat tahun lalu tersebut.
Pertanyaan pun lalu beralih ke Amien. Jika Sutiyoso ingin menggandeng PAN, apakah PAN akan menerimanya? Amien pun menjawab, "Itu harus langsung ke DPP-nya. Saya ini musthasiar. Bahasa santrinya itu penasihat. Saya ini penasihat Muhamadiyah, penasihat ICMI, penasihat PAN, dan penasihat-penasihat yang lain gitu."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang