Sri Sultan HB X Pimpin Ijab Kabul Pernikahan Putrinya

Kompas.com - 05/05/2008, 19:36 WIB

YOGYAKARTA, SENIN  - Sri Sultan Hamengku Buwono X akan memimpin sendiri upacara ijab kabul pernikahan agung putri ketiganya Gusti Raden Ajeng Nurkamnari Dewi dengan Kanjeng Raden Tumenggung Purbodiningrat. Sesuai tradisi keraton, prosesi ijab kabul dilangsungkan di masjid Panepen Keraton, Jumat (9/5) pagi pukul 06.30 itu hanya akan dihadiri pengantin laki-laki.

Hal itu diungkapkan Gusti Kanjeng Ratu Hemas dalam jumpa pers, Senin (5/5) di Keraton Kilen Yogyakarta . Ia menuturkan, ijab kabul untuk pengantin putri akan dilakukan sebelum pengantin pria yaitu pada Kamis (8/5) malam pukul 19.30 pada saat prosesi tantingan yang juga dipimpin Sri Sultan HB X. Bertindak sebagai saksi adalah Sri Sultan sendiri, ungkap Hemas.

Dalam upacara ijab kabul, rencananya Sri Sultan akan didampingi KGPH Hadiwinoto, adik tertua Sultan serta adik-adik Sultan la innya. KGPH Hadiwinoto akan memimpin mengiringi KRT Purbodingrat ke Masjid Panepen. Untuk doa dan kotbah nikah akan dilakukan oleh abdi dalem penghulu.

Upacara ijab kabul dilakukan pagi sekali karena 9 Mei adalah hari Jumat sehinga seluruh prosesi pagi sudah harus selesai sebelum shalat Jumat. Hemas mengungkapkan, pada acara resepsi Jumat pagi akan dihadiri P residen Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Presiden Baharuddin Jusuf habibie, dan raja-raja se-nusantara. Untuk resepsi malam hari akan hadir Wakil Presiden Jusuf Kalla dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. "Sudah konfirm hadir,' ujarnya.

Hemas menuturkan, pada tanggal 9 Mei akan digelar doa bersama bagi kelancaran pernikahan dan kebahagiaan rumah tangga mempelai di masjid-masjid pathok nagoro Keraton. Sebagai orangtua, Hemas mengaku berbahagia sekaligus terharu atas perkawinan putrinya. "Anak saya kan baru kembali studi (di Melbourne Australia), baru sebentar bersama kami dan sekarang harus berpisah lagi. Tetapi yang membahagiakan saya, calonnya dari Jogja sehingga minimal masih sering banyak ketemu karena akan tinggal di Jogja," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau