Penumpang Pesawat Melalui Bandara Soekarno-Hatta Tetap Harus Lapor

Kompas.com - 08/05/2008, 15:42 WIB

Laporan wartawan Kompas Haryo Damardono  

 

JAKARTA, KAMIS-Manajer komunikasi Lion Air Hasyim Al-Hasby mengingatkan penumpang pesawat dengan keberangkatan melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta tetap harus melapor kepada masing-masing maskapai.

"Mau berangkat atau tidak, sebaiknya tetap harus melapor ke maskapai bersangkutan. Pertama, supaya jadwal keberangkatan dapat diatur . Kedua, supaya tiket tidak hangus," kata Hasyim, Kamis (8/5), di Jakarta.

Maskapai Lion Air dan Indonesia AirAsia misalnya, memang telah berketetapan tidak menghanguskan tiket penumpang yang datang terlambat, namun dicarikan jadwal penerbangan lain yang memungkinkan.

Kiat yang disampaikan Hasyim, adalah untuk mencegah tiket hangus karena tidak ada laporan sama sekali. Ditegaskan Hasyim, boleh saja penumpang menunda pergi ke bandara, namun tetap harus ada komunikasi dengan maskapai yang bersangkutan.  

 

Keterlambatan

Menurut Hasyim, rata-rata keterlambatan pesawat Lion Air pada Kamis ini adalah sekitar dua jam. Penundaan keberangkatan pesawat, lebih banyak disebabkan keterlambatan penumpang yang harus mencari jalan alternatif akibat tergenangnya tol bandara.

"Kami menunda load factor pesawat sampai 70 persen, kemudian langsung terbang. Penumpang yang terlambat akan dialihkan dengan penerbangan berikutnya," ujar Hasyim.

Sementara Manajer Komunikasi AirAsia Ryana Yahya Nasution menegaskan rata-rata keterlambatan pesawat AirAsia hingga satu jam. Pesawat AirAsia yang delay diantaranya menuju Medan dan Surabaya.

Indonesia AirAsia juga membebaskan tarif bagi penumpang yang terpaksa pindah penerbangan, uja Ryana. Dalam kondisi normal, AirAsia mengenakan tarif pindah penerbangan sebesar Rp 137.500 per penumpang.

Pada tahun 2007, Bandara Soekarno-Hatta melayani 32,17 juta penumpang, dengan pergerakan pesawat (landing dan take-off) sebanyak 248.241 pesawat.(RYO)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau