Laporan wartawan Kompas Haryo Damardono
JAKARTA, KAMIS-Manajer komunikasi Lion Air Hasyim Al-Hasby mengingatkan penumpang pesawat dengan keberangkatan melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta tetap harus melapor kepada masing-masing maskapai.
"Mau berangkat atau tidak, sebaiknya tetap harus melapor ke maskapai bersangkutan. Pertama, supaya jadwal keberangkatan dapat diatur . Kedua, supaya tiket tidak hangus," kata Hasyim, Kamis (8/5), di Jakarta.
Maskapai Lion Air dan Indonesia AirAsia misalnya, memang telah berketetapan tidak menghanguskan tiket penumpang yang datang terlambat, namun dicarikan jadwal penerbangan lain yang memungkinkan.
Kiat yang disampaikan Hasyim, adalah untuk mencegah tiket hangus karena tidak ada laporan sama sekali. Ditegaskan Hasyim, boleh saja penumpang menunda pergi ke bandara, namun tetap harus ada komunikasi dengan maskapai yang bersangkutan.
Keterlambatan
Menurut Hasyim, rata-rata keterlambatan pesawat Lion Air pada Kamis ini adalah sekitar dua jam. Penundaan keberangkatan pesawat, lebih banyak disebabkan keterlambatan penumpang yang harus mencari jalan alternatif akibat tergenangnya tol bandara.
"Kami menunda load factor pesawat sampai 70 persen, kemudian langsung terbang. Penumpang yang terlambat akan dialihkan dengan penerbangan berikutnya," ujar Hasyim.
Sementara Manajer Komunikasi AirAsia Ryana Yahya Nasution menegaskan rata-rata keterlambatan pesawat AirAsia hingga satu jam. Pesawat AirAsia yang delay diantaranya menuju Medan dan Surabaya.
Indonesia AirAsia juga membebaskan tarif bagi penumpang yang terpaksa pindah penerbangan, uja Ryana. Dalam kondisi normal, AirAsia mengenakan tarif pindah penerbangan sebesar Rp 137.500 per penumpang.
Pada tahun 2007, Bandara Soekarno-Hatta melayani 32,17 juta penumpang, dengan pergerakan pesawat (landing dan take-off) sebanyak 248.241 pesawat.(RYO)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang