NEW YORK, JUMAT - Harga minyak dunia menembus 126 dolar AS per barrel Jumat (9/5) menjelang datangnya musim panas di AS yang biasanya akan diramaikan oleh perjalanan dengan kendaraan. Kenaikan harga minyak ini juga dipicu oleh melemahnya nilai dolar AS yang mengakibatkan investor beralih pada investasi komoditas.
Dari bursa komoditas New York Mercantile Exchange, harga minyak mentah light sweet untuk pengiriman Juni 2008 sempat berada di posisi 126,20 dolar AS per barrel pada sesi awal sore hari di Eropa atau terdapat kenaikan 2,51 dolar AS. Kamis (8/5) kemarin, kontrak pengiriman minyak ditutup pada posisi 123,69 dolar AS per barrel.
Di bursa komoditas ICE Futures, London, kontrak pengiriman minyak mentah Brent juga mencapai rekor di kisaran 125,90 dolar AS per barrel sebelum merosot kembali ke 125,82 atau terdapat kenaikan 2,98 dolar AS.
Prediksi yang dikeluarkan oleh kalangan analis Goldman Sachs menunjukkan kenaikan minyak antara 150 hingga 200 dolar AS per barrel dalam waktu 2 tahun turut mendongkrak harga minyak. Harga minyak juga diperkirakan terdorong naik akibat komentar yang dikeluarkan oleh Sekjen Oganisasi Negara Pengekspor Minyak OPEC Abdalla Salem El-Badri Kamis (8/5) kemarin.
Abdalla Salem El-Badri menekankan posisinya bahwa suplai minyak saat ini cukup. Pernyataan ini mempunyai arti bahwa OPEC untuk sementara belum menaikkan kuota produksinya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang