Modifikasi Motor dengan Limbah Moge

Kompas.com - 10/05/2008, 13:27 WIB

JAKARTA, SABTU - Memodifikasi motor, ternyata tak hanya menambahnya dengan tambahan ornamen baru. Limbah motor gede (moge) pun bisa digunakan untuk mempercantik motor. Rudi, owner Berkat Motor berbagi tips untuk Anda yang tertarik 'mengawinkan' limbah moge dengan motor kesayangan.

"Limbah moge yang dimaksud, seperti aplikasi pelek, ban, kaki-kaki selain pelek, misalnya cakram, rem, swing arm dan shock breaker nya," kata Rudi yang ditemui di tengah ajang Otobursa 2008, di Parkir Timur, Senayan, Jakarta, Sabtu (10/5).

Moge, yang dikenal sebagai motor berbody besar, limbahnya tak hanya bisa digunakan untuk memodifikasi motor seperti Honda Tiger, Yamaha Scorpio, Kawasaki Ninja dan sejenisnya. "Motor bebek juga bisa, tinggal nanti kita adjust di sana sini, yang sesuai gimana," tambah dia.

Limbah-limbah moge itu langsung diimpor dari Singapura, Australia dan Amerika Serikat. Saat ini, lanjut Rudi, harga limbah moge tengah mengalami kenaikan hingga 30 persen. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk memodifikasi motor dengan limbah moge? "Minim Rp 11 juta, untuk kaki-kakinya saja. Kalau spec-nya lebih tinggi lagi, ya harganya mahal lagi," katanya.

Tips dari Rudi bagi yang ingin memodifikasi motor dengan limbah moge, pertama, mengetahui aliran yang diinginkan. Misalnya, sport, sport touring, chopper atau klasik. Kedua, setelah mengetahui aliran, sesuaikanlah dengan budget dan kocek yang Anda siapkan. Selanjutnya, serahkan kepada sang modifikator yang akan menyulap tampilan motor Anda. "Pokoknya, tahu aliran, budgetnya berapa kita (modifikator) tahu, nanti kita yang akan menyesuaikan," ujar Rudi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau