Regu Tembak Siap Eksekusi Amrozi

Kompas.com - 10/05/2008, 15:11 WIB

JAKARTA, SABTU-Hari eksekusi tiga terpidana mati pelaku bom Bali I, Amrozi cs, masih belum pasti. Kejaksaan Agung masih menunggu penetapan dari Mahkamah Agung atas pencabutan PK Kedua Amrozi cs.

Namun, meski begitu, regu tembak dari kepolisian sudah menyatakan kesiapannya menjalankan tugas eksekusi. Kesiapan itu disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira. "Kita sudah siap," ujar Abubakar di Jakarta, Jumat (9/5). Abubakar mengatakan, pihaknya saat ini tengah menunggu keputusan dari Kejagung di mana eksekusi akan dilaksanakan. Sebab, kata dia, regu tembak yang akan diserahi tugas berasal dari Polda setempat di mana Amrozi cs dieksekusi. Abubakar mengatakan, jika eksekusi dilakukan di Nusakambangan, berarti yang mendapat tugas Polda Jateng. Begitu juga jika eksekusi dilaksanakan di Bali.

"Saya kira kita berdasar keputusan dari pihak Kejaksaan Amrozi dkk itu akan dieksekusi di mana. Apakah itu nanti mau dieksekusi di Bali atau di Nusakambangan, eksekusi itu dilaksanakan regu tembak dari masing-masing Polda. Yang jelas, di mana pun tempat keputusan dari pihak Kejaksaan Agung, kita sudah siap," jelas Abubakar.

Terkait dengan penentuan regu tembak untuk eksekusi, Abubakar menegaskan, masing-masing Polda sudah memiliki regu tembak. Abubakar juga membenarkan bahwa regu tembak yang dipersiapkan untuk mengeksekusi Amrozi sudah berlatih menembak jitu. "Jadi tidak sembarang orang, tidak asal comot. Masing-masing Polda sudah disiapkan. Kalau untuk latihan yah sudah lha. Mereka punya kemahiran untuk menembak. Mereka pokoknya sudah siap menjalankan tugas," lanjut dia.

Mengenai prosedur eksekusi, seperti waktu eksekusi apakah malam atau pagi hari, atau apakah mata korban ditutup ketika pelaksanaan eksekusi, Abubakar kembali menyebut bahwa itu adalah wewenang pihak kejaksaan. Ia hanya mengatakan, regu tembak berjumlah 12 orang. "Pokoknya kita jam berapa pun, di mana pun siap. Saya rasa kalau enggak salah jumlah regu tembaknya 12 orang," ujarnya. (Persda Network/Hadi Santoso)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau