Merpati Rusak Mesin, 50 Penumpang di Timika Kecewa

Kompas.com - 11/05/2008, 23:03 WIB

TIMIKA, MINGGU – Pesawat Merpati bernomor penerbangan MZ-763 batal mengangkut 160 penumpang dari Bandara Sentani Jayapura Papua menuju Timika dengan tujuan akhir Jakarta, Minggu (11/5). Manajemen Merpati mengalihkan perjalanan para penumpang menggunakan pesawat Merpati lainnya karena kerusakan mesin pesawat boeing 737 ini tak dapat diatasi.

”Penyebabnya kerusakan engine. Kronologi detil peristiwa itu saya belum tahu. Laporan belum saya terima,” ujar Yose Rizal, General Manager Merpati Papua, Minggu (11/5) ketika dikonfirmasi dari Timika Kabupaten Mimika.

Yose mengatakan penerbangan MZ-763 seharusnya berangkat dari Sentani pukul 08.00 WIT. Namun ditunggu beberapa saat, kerusakan tak dapat diperbaiki sehingga memaksa manajemen mengganti dengan pesawat cadangan yang telah berada di Jayapura.

Nomor penerbangan itu menurut jadwal singgah di Bandara Timika untuk menuju Bandara Hasanuddin Makassar, Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta, dan  Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

Di Timika, sekitar 50  penumpang mengaku kecewa atas  kondisi ini. Pasalnya mereka tak dialihkan ke pesawat Merpati atau maskapai lain seperti yang dilakukan kepada penumpang dari Sentani. Mereka diinapkan semalam di Timika.

Pihak Merpati setempat mengatakan pesawat mengalami gangguan mesin dan belum dapat diperbaiki. Teknisi masih menunggu kedatangan suku cadang  dari Makassar.

Di tiket penumpang tertulis pesawat  ini berangkat pukul 09.40 dari Timika. Namun saat tiba di Bandara Timika sekitar pukul 09.00, mereka menerima pemberitahuan bahwa penerbangan ditunda sehari karena kerusakan mesin pesawat.

”Masak tidak ada kata maaf atas  pembatalan ini. Terpaksa  semalam lagi di Timika,” ujar Rachelita, calon penumpang di Timika tujuan Makassar.  Ia bersama rekannya akhirnya diinapkan semalam di Hotel Serayu Timika.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau