Posisi Sama, Gaji Kok Beda?

Kompas.com - 13/05/2008, 13:02 WIB

    Sama-sama supervisor, namun gaji yang Anda bawa pulang berbeda dengan rekan kerja satu level. Mengapa bisa begitu?

BACKGROUND PENDIDIKAN
    Ketika melamar untuk suatu posisi pekerjaan, tentu ada persyaratan jenjang pendidikan. Makin tinggi status pendidikan, kian tinggi pula nilai Anda di mata perusahaan. Bukan hanya itu, tempat di mana Anda menuntut ilmu juga kadang menjadi pertimbangan untuk menentukan kualifikasi karyawan. Ada perusahaan yang memberikan apresiasi lebih kepada mereka yang lulusan universitas luar negeri atau universitas dalam negeri favorit. Pertimbangannya adalah kualitas pendidikan yang diperoleh karyawan ketika menempuh kuliah.  

PENGALAMAN KERJA
    Karyawan yang masih terbilang "hijau" tentunya memiliki standar kemampuan berbeda dibandingkan rekan kerja yang lebih dulu berkecimpung di dunia kerja. Hal ini dianggap menguntungkan oleh perusahaan. Salah satu sebabnya, perusahaan tak perlu lagi repot-repot menyediakan basic training kepada karyawan yang berpengalaman. Beda dengan fresh graduate yang masih perlu bimbingan di sana-sini.

KUALITAS PEKERJAAN
    Anda sudah sukses memenuhi target yang ditetapkan, namun apresiasi yang diberikan perusahaan tidak sebanding dengan yang diperoleh rekan kerja? Eit, jangan kesal dulu. Sebab, keberhasilan memenuhi target hanya menunjukkan bahwa prestasi kerja Anda berada pada level average atau rata-rata. Untuk mendapatkan poin tertinggi dalam range gaji, Anda mesti menunjukkan performa outstanding alias melampaui rata-rata. Besar kemungkinan, rekan kerja Anda mampu memberikan 'nilai plus' dalam setiap tugasnya. Misal, jika Anda sekadar memenuhi target penjualan, maka ia mampu menjual sampai dua kali lipat dari target.

KONEKSI
    Networking atau jejaring yang tepat tentunya berguna dalam mendukung pekerjaan Anda sehari-hari. Sebagai contoh, mempermudah pencarian informasi, menggali isu yang sedang 'hot', dan kadang juga berguna untuk memangkas proses birokrasi yang rumit. Selain itu, bukan hanya menguntungkan bagi satu pihak, biasanya koneksi yang dimiliki salah seorang karyawan juga dapat dimanfaatkan oleh rekan kerja lainnya. Kalau sudah begini, maka perusahaan diuntungkan karena performa kerja pegawai jadi meningkat secara bersamaan.

PERSONALITY
    Oke, dunia kerja yang menuntut profesionalitas memang bukan sebuah ajang kontes kecantikan ataupun perlombaan "mencari muka". Namun, keluwesan Anda membawa diri di antara rekan kerja berperan pnting dalam membina keharmonisan hubungan antar karyawan. Lebih lanjut, kepribadian yang matang serta emosi yang terkelola dengan baik akan memudahkan Anda bekerja sama dalam sebuah tim. Bukan tidak mungkin, Anda juga mampu menginspirasi dan memotivasi rekan kerja lain untuk menunjukkan prestasi setinggi mungkin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau