JAKARTA, SELASA - Dewan Perwakilan Rakyat dan masyarakat harus meminta pertanggungjawaban Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro sebelum meminta pertanggungjawaban pembantu Presiden yang lain. Hal ini diungkapkan Ketua MPP DPP Partai Amanat Nasional Amien Rais di sela-sela acara peluncuran bukunya yang berjudul Agenda Mendesak Bangsa Selamatkan Indonesia!
"Maaf jika saya harus menyebut nama. Tapi kita harus mempertanyakan kenapa setiap tahun di masa jabatannya sumur-sumur minyak semakin kering, merosot produksinya, tidak ada sumur baru. Bahkan malah, akhir-akhir ini pemerintah menggadaikan aset negara secara semena-mena," kata Amien di Gedung Serba Guna Gelora Bung Karno, Selasa (13/5).
Menurut dia, 'kebodohan' tersebut disebabkan oleh tidak adanya peraturan mengenai energi dan SDM yang mantap. Selain itu, sumber energi dan SDM Indonesia juga tidak dikelola secara profesional dan antisipasi-antisipasi yang tidak pas untuk menghadapi permasalahan di bidang tersebut. "Dan sangat disayangkan, setiap kali rakyatlah yang menjadi korban," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang