Masyarakat Resah, Permintaan BBM Naik 10 Persen

Kompas.com - 13/05/2008, 17:48 WIB

 

 

 

PADANG, SELASA - Keresahan masyarakat atas rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak atau BBM, mulai terasa di Sumatera Barat. Konsumsi BBM meningkat sekitar 10 persen.

Sales Area Manager PT Pertamina Regional I Sumbar, Tengku Badarsyah, Selasa (13/5), mengatakan pihaknya mengkhawatirkan terjadinya pembelian dalam jumlah besar menyusul rencana kenaikan harga BBM. Kebutuhan BBM per hari yang biasanya 1.200-1.300 ton per hari, pernah mencapai 16.0000 ton per hari.

"Di sejumlah SPBU, terjadi peningkatan pasokan BBM. Satu tangki premium yang biasanya bisa untuk dua hari, sudah habis dalam waktu satu hari saja, " tutur dia.

Di sejumlah daerah, seringkali ada laporan kelangkaan BBM di SPBU. Padahal, masih saja ada BBM yang dijual eceran di sekitar lokasi SPBU. Artinya, pedagang eceran masih memanfaatkan kondisi menjelang kenaikan harga BBM untuk menimbun bensin.

Badarsyah mengatakan pihaknya juga merencanakan membuka empat SPBU di Kota Padang yang melayani kebutuhan untuk nelayan. Keempat SPBU itu adalah SPBU Muaro Padang, SPBU Bungus, SPBU Gunung Pangilun, dan SPBU Lubuk Minturun.

Setiap nelayan boleh membeli BBM dengan memakai jiriken dan kupon. Dialokasikan 4 ton BBM untuk nelayan di masing-masing SPBU itu setiap hari.

Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sumatera Barat Alriadi Laudin mengatakan pihaknya akan terus menjaga kelancaran pasokan komoditi pangan yang didatangkan dari daerah di luar Sumatera Barat, terutama menjelang rencana kenaikan harga BBM.

Sejumlah komoditi yang rawan akan kenaikan harga antara lain beras dan cabai. Kami akan coba awasi perilaku pasar. "Jangan sampai muncul spekulan yang bisa mengacaukan harga dan stok barang, " kata Alriadi.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau